Kapolresta Ungkap Kronologi Bunuh dan Mutilasi Istri

KEPULAUAN RIAU– Sebuah kasus pembunuhan mengerikan terjadi di Perumahan Bintan Permata Indah, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial ND (67) tega menghabisi nyawa istrinya, HH (60), sebelum memutilasi jasad korban dan membuang sebagian potongan tubuh ke rumah kosong di Kampung Bulang.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Indra Ranu Dikarta, menjelaskan peristiwa ini berawal dari pertengkaran di ruang makan pada Rabu 25 Februari 2026 sekira pukul 16.30 WIB. “Tersangka dan korban terlibat adu mulut. ND kemudian emosi dan mengambil potongan kayu dari pot bunga di depan rumah,” ujar Indra, Sabtu (28/02/2026).

Setibanya di dalam rumah, tersangka memukul kepala dan wajah istrinya berulang kali hingga korban jatuh tersungkur. ND sempat memeriksa denyut nadi HH sebelum membungkus jasadnya menggunakan kain sarung dan karung goni plastik. Upaya awal untuk membuang jasad dengan sepeda motor gagal, sehingga jasad korban kembali diseret ke dapur.

Di dapur, ND mengambil parang dan talenan untuk memutilasi jasad korban. Bagian kaki dibungkus terpisah dalam kain sarung, sementara potongan tubuh lainnya dibungkus kembali menggunakan kain sarung dan karung. Setelah membersihkan bercak darah di lantai, pelaku menyeret jasad ke gudang dan kemudian membuang potongan kaki ke sebuah rumah kosong milik keluarga korban.

Menurut pemeriksaan polisi, motif di balik aksi sadis ini adalah sakit hati. ND mengaku merasa tidak dihargai sebagai suami setelah keluar dari penjara. “Tersangka merasa tersakiti karena tidak dihormati sebagai suami sahnya,” kata Indra.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel, menambahkan bahwa ND berhasil diamankan saat hendak melarikan diri ke Batam. Saat ini tersangka sudah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat mengenai dampak konflik rumah tangga yang berujung pada kekerasan ekstrem, sekaligus menekankan pentingnya penanganan psikologis dan mediasi dalam keluarga untuk mencegah tragedi serupa. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com