Ke New York, Pramono Bahas Transportasi hingga Udara Bersih

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi New York untuk menghadiri U20 Mayors Summit 2026 sekaligus menjajaki kerja sama Jakarta-New York di berbagai sektor perkotaan.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dijadwalkan membawa sejumlah agenda kerja sama perkotaan dalam kunjungannya ke New York, Amerika Serikat, pada 18-21 September 2026. Selain menghadiri Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026, Pramono akan membahas peluang kolaborasi Jakarta-New York di bidang transportasi publik, udara bersih, pengelolaan air, ketahanan pesisir, sampah, hingga keterjangkauan pangan.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Pramono menerima undangan Wali Kota New York Zohran Mamdani tertanggal 27 Juli 2026 untuk menghadiri U20 Mayors Summit 2026. Forum yang berlangsung pada 19-21 September itu mempertemukan pemimpin kota-kota besar dunia untuk membahas persoalan perkotaan dan merumuskan rekomendasi kebijakan.

Agenda U20 digelar bersamaan dengan pembukaan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sejumlah persoalan yang menjadi pembahasan mencakup krisis perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, serta kesempatan ekonomi.

Forum tersebut juga dijadwalkan menghasilkan dokumen kesepakatan bersama bertajuk U20 Communiqué.

Di sela rangkaian kegiatan, Pramono dijadwalkan bertemu secara bilateral dengan Zohran pada Minggu, 20 September 2026. Pertemuan itu akan diarahkan untuk menjajaki kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kota New York.

Beberapa bidang yang menjadi perhatian dalam pembicaraan bilateral tersebut antara lain transportasi publik dan udara bersih, pengelolaan air dan ketahanan pesisir, pengelolaan sampah, serta keterjangkauan harga pangan.

Pramono juga akan mengikuti Heat Roundtable yang digelar bersama C40 Cities, Harvard University’s Salata Institute for Climate and Sustainability, dan Atlantic Council’s Climate Resilience Center. Forum tersebut menjadi bagian lain dari rangkaian agenda yang diikutinya selama berada di New York.

Selain agenda pemerintahan dan perkotaan, Pramono dijadwalkan menandatangani Letter of Intent dengan New York University (NYU) sebelum kembali ke Indonesia. Kerja sama itu berkaitan dengan pengembangan industri olahraga dan kepariwisataan Jakarta.

“Rangkaian kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat perannya dalam kerja sama antarkota di dunia, sekaligus membawa pulang pengetahuan dan kemitraan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup warga Jakarta,” tulis Pramono dalam keterangannya, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Jumat, (18/09/2026).

Rangkaian agenda tersebut menempatkan isu layanan publik, ketahanan perkotaan, lingkungan, serta pengembangan ekonomi sebagai bagian utama diplomasi antarkota Jakarta di tingkat internasional. Hasil pertemuan dan penjajakan kerja sama diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan kebijakan perkotaan di Jakarta. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com