Kebakaran melanda lantai 11 hingga 16 Gedung Bapenda DKI di Jakpus, sementara satu korban berhasil diselamatkan dan dirawat di RSUD Tarakan tanpa adanya laporan korban meninggal dunia.
JAKARTA – Kebakaran yang melanda lantai 11 hingga lantai 16 Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus), tidak menimbulkan korban meninggal dunia. Satu orang berhasil diselamatkan dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan untuk menjalani perawatan.
Kebakaran terjadi Jumat (07/08/2026) sekitar pukul 21.40 Waktu Indonesia Barat (WIB). Hingga penanganan berlangsung, petugas tidak menerima laporan adanya tambahan korban dalam insiden tersebut.
Petugas Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakpus Karnawan mengatakan hanya satu korban yang ditemukan dan berhasil diselamatkan dari kebakaran tersebut.
“Korban itu tidak bertambah hanya satu yang selamat. Korban saat ini menjalani perawatan di RSUD Tarakan,” kata Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (08/08/2026), sebagaimana dilansir Cnn Indonesia, Sabtu, (08/08/2026).
Karnawan memastikan korban tersebut dalam kondisi selamat meski membutuhkan penanganan medis. Tidak ada korban meninggal dunia yang dilaporkan akibat kebakaran yang menjalar di enam lantai gedung tersebut.
“Walaupun dia harus dirawat tapi selamat tidak ada korban yang meninggal dunia,” katanya.
Untuk mengendalikan api sekaligus memeriksa kondisi gedung, Suku Dinas Gulkarmat Jakpus mengerahkan 40 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan sekitar 200 personel. Petugas melakukan pemadaman dan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam bangunan.
Pengamanan di sekitar lokasi turut diperkuat selama proses penanganan. Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyiagakan 125 personel untuk mengamankan kawasan sekitar Gedung Bapenda DKI.
Komando Distrik Militer (Kodim) 0501/Jakarta Pusat juga mengerahkan 50 personel untuk membantu pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Dengan demikian, sedikitnya 375 personel dari unsur pemadam kebakaran, kepolisian, dan TNI terlibat dalam penanganan serta pengamanan insiden tersebut.
Penyebab kebakaran belum disebutkan dalam informasi yang tersedia. Penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat memastikan sumber api sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap sistem keselamatan gedung agar insiden serupa dapat dicegah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan