PAPUA – Kebakaran besar melanda kompleks perumahan prajurit milik Kodam XVII/Cenderawasih yang berada di Kelurahan Numbai, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, pada Rabu (11/03/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah hangus terbakar dan puluhan warga harus mengungsi.
Api dilaporkan pertama kali muncul dari salah satu rumah di tengah kawasan permukiman. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha memadamkan api secara manual sebelum bantuan petugas tiba di lokasi.
Namun kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari material semi permanen, ditambah tiupan angin yang cukup kencang, membuat api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah lain di sekitarnya.
Upaya pemadaman kemudian dilakukan oleh petugas dengan mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura. Selain itu, mobil water cannon dari Polresta Jayapura Kota dan Brimob Polda Papua juga diterjunkan untuk membantu mengendalikan kobaran api.
Setelah proses pemadaman yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api yang sempat meluas di area permukiman tersebut.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Tri Purwanto, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan cukup besar pada rumah dinas prajurit.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi sebanyak 22 unit rumah prajurit mengalami kerusakan akibat kebakaran. Secara keseluruhan terdapat 64 orang yang terdampak dan saat ini sudah ditangani oleh satuan masing-masing,” ujar Tri Purwanto pada Rabu (11/03/2026).
Ia menambahkan bahwa para korban sementara waktu telah mendapatkan penanganan dan tempat tinggal sementara dari satuan tempat mereka bertugas.
Terkait penyebab kebakaran, pihak Kodam masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api yang memicu peristiwa tersebut.
Tri Purwanto mengatakan dugaan awal mengarah pada gangguan instalasi listrik di salah satu rumah yang berada di kompleks tersebut.
“Indikasi sementara mengarah pada korsleting listrik dari salah satu rumah. Namun kami tetap membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan agar penyebab pastinya dapat diketahui secara jelas,” jelasnya.
Kebakaran yang terjadi kali ini bukanlah insiden pertama di kawasan tersebut. Sebelumnya, peristiwa serupa juga pernah terjadi pada Oktober 2025 lalu di lokasi yang sama.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian karena kawasan perumahan prajurit tersebut cukup padat dengan bangunan yang berdempetan, sehingga potensi kebakaran dapat dengan cepat meluas jika tidak segera ditangani.
Pihak terkait kini mengimbau masyarakat dan penghuni kompleks untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik di rumah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan