Gambar Ilustrasi

Kecelakaan Listrik di Gudang Padi, Satu Pemuda Tewas

KOTAWARINGIN TIMUR — Duka mendalam menyelimuti Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang pemuda berusia 22 tahun ditemukan tak bernyawa di area gudang penggilingan padi milik Kelompok Tani Sinar Harapan, Rabu (28/01/2026) sore. Peristiwa ini memantik sorotan serius terkait aspek keselamatan kerja dan instalasi listrik di fasilitas produksi pertanian.

Korban berinisial EAW, seorang pelajar asal Jalan H.M. Arsyad, kawasan Samuda–Ujung Pandaran. Ia ditemukan tergeletak di pintu gudang dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 16.30 WIB. Temuan tersebut segera dilaporkan warga ke aparat kepolisian setempat.

Polres Kotim melalui Polsek Jaya Karya bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Aparat mendatangi lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan tim medis dari Rumah Sakit Samuda untuk memastikan penyebab kematian korban.

Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko, mewakili Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan kuat sengatan listrik.

“Dari pemeriksaan luar oleh tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia dengan indikasi tersengat aliran listrik,” ungkap Edy, Kamis (29/01/2026) malam.

Ia mengungkapkan, petugas menemukan luka bakar di tubuh korban yang memperkuat dugaan tersebut. Bekas luka terlihat jelas di bagian perut kiri korban, yang diduga merupakan titik kontak dengan sumber arus listrik.

“Ditemukan tanda luka bakar yang mengarah pada paparan listrik bertegangan. Hal ini menjadi dasar kesimpulan sementara penyebab kematian,” jelasnya.

Peristiwa tragis ini menjadi peringatan keras bagi pengelola fasilitas kerja, khususnya gudang dan area produksi yang menggunakan instalasi listrik. Kepolisian mengingatkan bahwa kelalaian terhadap standar keselamatan dapat berujung pada risiko fatal.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengelola tempat usaha agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik, terutama di area yang sering diakses orang. Pencegahan sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Edy.

Kasus ini masih menjadi perhatian aparat untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian yang berpotensi menimbulkan korban jiwa lainnya, sementara keluarga korban kini harus menghadapi kehilangan mendadak yang menyisakan duka mendalam. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com