Kekeringan Melanda Astambul, BPBD Banjar Kirim 10.000 Liter Air

BPBD Banjar menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada warga Desa Kelampaian Tengah dan memastikan bantuan berlanjut selama kebutuhan masyarakat terdampak kemarau masih ada.

BANJAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar (Banjar) memastikan penyaluran air bersih terus dilakukan secara bertahap kepada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat musim kemarau. Sebanyak 10.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Desa Kelampaian Tengah, Kecamatan Astambul, Sabtu (25/07/2026).

Bantuan tersebut digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, antara lain memasak, minum, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya. Penyaluran dilakukan sebagai respons atas berkurangnya ketersediaan sumber air bersih di wilayah tersebut selama musim kemarau.

Warga telah menyiapkan tandon, jeriken, dan berbagai wadah penampungan sebelum kendaraan pengangkut air tiba. Kesiapan itu membuat proses pembagian air berlangsung tertib dan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Pendistribusian air, sebagaimana dilansir Infopublik, Sabtu, (25/07/2026), dilakukan personel BPBD Banjar sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banjar Wasis Nugraha mengatakan, pihaknya terus memantau desa dan kecamatan yang mengalami kekurangan air. Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar dalam menentukan lokasi, jumlah, dan tahapan penyaluran bantuan berikutnya.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Selama masih ada kebutuhan, BPBD Kabupaten Banjar akan terus mendistribusikan air bersih secara bertahap dan tepat sasaran,” ujar Wasis Nugraha.

Menurut Wasis, dukungan pemerintah desa, relawan, dan pihak terkait turut memperlancar penyaluran bantuan hingga diterima masyarakat. Koordinasi di tingkat desa juga diperlukan untuk mendata kebutuhan warga dan menentukan titik distribusi yang mudah dijangkau.

BPBD Banjar mengimbau masyarakat menggunakan persediaan air secara bijaksana selama musim kemarau. Warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih diminta segera menyampaikan laporan kepada pemerintah desa atau BPBD Banjar agar kebutuhan tersebut dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti.

Pemantauan dan penyaluran secara bertahap diharapkan dapat mencegah warga mengalami krisis air berkepanjangan sekaligus memastikan bantuan pemerintah diterima oleh wilayah yang paling membutuhkan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com