BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan penyesalannya atas keterlibatan Kepala Kampung Long Suluy dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Ia mengaku sangat terkejut dan prihatin mendengar kabar tersebut.
“Ini benar-benar mengejutkan saya. Seorang kepala kampung seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, bukan malah terjerumus dalam perbuatan yang merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar,” kata Bupati Sri Juniarsih, Selasa (25/03/2025). Pernyataan ini disampaikan setelah terungkapnya keterlibatan Kepala Kampung Long Suluy dalam kasus narkoba yang cukup mengejutkan banyak pihak.
Bupati menegaskan bahwa kejadian ini harus dijadikan pembelajaran bagi seluruh kepala kampung yang ada di Kabupaten Berau. Ia menekankan bahwa narkoba adalah barang haram yang tidak boleh dijamah oleh siapapun, apalagi oleh seorang pemimpin yang harus memberi teladan positif bagi masyarakatnya.
Sebagai respons terhadap insiden ini, Sri Juniarsih langsung menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DMPK) untuk mengambil langkah tegas, termasuk memberikan sanksi yang sesuai kepada pihak yang terlibat. Pemkab Berau tidak akan menoleransi tindakan yang merusak nama baik pemerintah kampung dan seluruh komunitas yang ada.
“Kami ingin kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kampung lainnya,” lanjut Sri Juniarsih. Bupati berharap tindakan tegas yang diambil dapat memberikan efek jera bagi siapapun yang mencoba terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, serta untuk menjaga integritas dan kehormatan para kepala kampung di Berau.
Sri Juniarsih menegaskan sekali lagi kepada seluruh kepala kampung untuk menjauhi narkoba dan tidak terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut. “Kami akan terus tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Berau berkomitmen untuk memastikan bahwa pemerintahan yang berjalan tetap bersih dan bebas dari segala bentuk penyalahgunaan, sehingga dapat menjadi contoh baik bagi masyarakat. []
Redaksi03