Ketua TP PKK Babulu dan Penajam Resmi Dilantik

PENAJAM PASER UTARA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Dewi Yuliana, resmi melantik Samnoor Jannah Sajiran sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Babulu dan Emi Astuti Rahmat sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Penajam. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Senin (02/03/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, perwakilan pemerintah kecamatan, serta tamu undangan lainnya. Momentum ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di tingkat kecamatan yang diharapkan mampu memperkuat peran PKK dalam mendukung pembangunan daerah berbasis keluarga.

Dalam sambutannya, Dewi Yuliana menyampaikan ucapan selamat kepada para ketua yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, dedikasi, serta komitmen.

Menurut Dewi, TP PKK memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan daerah, terutama dalam aspek pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui berbagai program yang telah dirancang secara sistematis, PKK diharapkan mampu menjawab tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, pengurus diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, kualitas kesehatan dan pendidikan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta membangun karakter keluarga yang berakhlak dan berdaya saing, ” kata Dewi.

Ia menambahkan, implementasi 10 Program Pokok PKK harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan. Program tersebut mencakup penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat.

Dewi juga berharap Ketua TP PKK Kecamatan yang baru segera melakukan konsolidasi organisasi. Penguatan koordinasi internal dinilai penting agar program kerja dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Selain itu, sinergi dengan TP PKK Kabupaten maupun TP PKK Desa/Kelurahan perlu ditingkatkan guna menciptakan kesinambungan program.

Tak hanya itu, kolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan para pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan program. Dewi menekankan pentingnya menghadirkan inovasi dalam setiap kegiatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kepada seluruh jajaran TP PKK Kecamatan, mari kita jaga semangat kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong. Jadikan PKK sebagai gerakan yang hidup di tengah masyarakat, bukan hanya aktif secara administratif, tetapi juga hadir nyata memberikan solusi dan pendampingan bagi keluarga,” ujar Dewi.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa PKK bukan sekadar organisasi pendukung, melainkan mitra strategis pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga. Peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat, lanjutnya, menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan TP PKK Kecamatan Babulu dan Kecamatan Penajam mampu memperkuat kontribusi dalam mendukung program prioritas daerah. Optimalisasi peran kader di tingkat bawah juga menjadi perhatian penting, mengingat mereka merupakan ujung tombak pelaksanaan program di lapangan.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempertegas komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara. Melalui kerja sama, inovasi, dan semangat pengabdian, PKK diharapkan terus menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang telah dikukuhkan, TP PKK di tingkat kecamatan diharapkan semakin solid, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi perempuan, anak, dan keluarga secara keseluruhan. []

Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com