NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai kunci keberhasilan program unggulan desa dan pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), fokus utama adalah memperkuat legalitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes agar mampu bersaing dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Nunukan, Feri Wahyudi, S.Sos, menekankan pentingnya status badan hukum bagi BUMDes.
“Kalau legalitas BUMDes sudah jelas, peluang bekerja sama dengan pasar atau pihak eksternal akan lebih besar. Itu fondasi pertama yang harus dimiliki,” ujar Feri, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Nunukan, Jumat (27/02/2026).
Tak hanya legalitas, DPMD mendorong pengurus BUMDes mengembangkan kemampuan manajerial agar tata kelola usaha lebih profesional dan berorientasi bisnis. “Kami ingin BUMDes ini bukan hanya catatan administrasi, tapi benar-benar berjalan profesional, bisa menghasilkan dan bersaing,” tambahnya.
Feri memaparkan tiga tantangan utama yang masih dihadapi BUMDes Nunukan: skala ekonomi terbatas, akses pasar yang sulit, serta manajemen usaha yang belum profesional.
“Skala produksi masih kecil, pasar terbatas, dan manajemen perlu diperkuat. Itu tiga hal yang harus kita benahi,” katanya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, DPMD mendorong tiap BUMDes melakukan identifikasi produk unggulan, meningkatkan kapasitas produksi, dan merapikan aspek legalitas sehingga akses pasar semakin terbuka. Pendampingan dilakukan melalui kunjungan langsung dan komunikasi intensif agar penguatan benar-benar optimal.
“Pengembangan BUMDes bukan pekerjaan satu pihak. Kami butuh kolaborasi dengan OPD lain dan perusahaan sekitar desa agar BUMDes bisa tumbuh dan kompetitif,” tegas Feri.
Dengan langkah ini, Pemkab Nunukan berharap BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan