LONDON — Pemerintah Inggris meningkatkan kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah dengan mengirimkan empat jet tempur Typhoon ke Qatar. Langkah tersebut diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di tengah meningkatnya eskalasi konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan tersebut.
Dilansir dari AFP dan Al Jazeera, Jumat (06/03/2026), pengerahan pesawat tempur tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi pertahanan Inggris sekaligus mendukung operasi militer yang telah berlangsung bersama sekutu di wilayah Timur Tengah.
Dalam konferensi pers di Downing Street, Starmer menjelaskan bahwa jet tempur tersebut akan bergabung dengan pasukan Inggris yang telah lebih dulu ditempatkan di Qatar sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas keamanan regional.
Menurut Starmer, pengerahan armada udara itu merupakan langkah strategis untuk memastikan pasukan Inggris di kawasan tersebut tetap berada dalam kondisi siap menghadapi berbagai kemungkinan perkembangan situasi.
“Kami memperkuat kehadiran militer Inggris di Qatar dan kawasan sekitarnya guna memastikan operasi pertahanan berjalan optimal,” ujar Starmer.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Inggris telah melakukan berbagai langkah antisipasi sejak awal tahun. Sejumlah aset militer tambahan, termasuk sistem pertahanan udara, telah dipindahkan ke wilayah tersebut sejak Januari hingga Februari 2026.
Langkah tersebut, kata Starmer, dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi eskalasi konflik yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah.
“Kami memastikan seluruh pasukan dan peralatan berada pada tingkat kesiapan tinggi untuk menghadapi berbagai kemungkinan situasi yang berkembang,” jelasnya.
Selain mengerahkan jet tempur Typhoon, Inggris juga telah mengoperasikan pesawat pengisian bahan bakar di udara guna mendukung operasi militer bersama negara-negara sekutu.
Starmer menyebut Inggris juga terus merespons berbagai permintaan dukungan dari mitra internasional yang berada di kawasan tersebut.
Pengiriman jet tempur ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir diwarnai oleh berbagai serangan militer, termasuk rentetan ledakan yang dilaporkan terjadi di langit ibu kota Qatar.
Kondisi tersebut membuat sejumlah negara Barat mulai meningkatkan kesiapan militernya untuk mengantisipasi dampak konflik yang berpotensi meluas.
Pengerahan jet tempur Inggris ke Qatar dinilai menjadi bagian dari strategi pertahanan untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus melindungi kepentingan militer dan diplomatik Inggris di Timur Tengah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan