BONTANG — Kebakaran menghanguskan sebagian bangunan sebuah panti asuhan yang berada di Kampung Jawa, Jalan Gamelan, RT 15, Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang, pada Kamis (22/01/2026) dini hari. Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar karena api membesar dan merambat cepat ke sejumlah bagian bangunan.
Insiden kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.40 Wita. Informasi awal diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang melalui layanan hotline darurat. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera bergerak menuju lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang, Amiluddin, menjelaskan pihaknya langsung mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk mengendalikan kobaran api. Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan mengancam struktur bangunan utama panti asuhan.
Menurut hasil penelusuran sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Api pertama kali muncul dari sebuah ruangan kosong sebelum kemudian merambat ke area tengah bangunan dan membakar plafon. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas.
“Indikasi awal menunjukkan api berasal dari gangguan instalasi listrik. Api bermula di satu ruangan dan kemudian menjalar hingga ke bagian tengah serta plafon bangunan,” ujar Amiluddin saat dikonfirmasi.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu jam. Petugas pemadam berhasil mensterilkan area agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Kendati demikian, akses jalan yang relatif sempit menuju lokasi sempat menjadi kendala dalam proses penanganan awal.
Meski api sempat membesar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni panti asuhan dilaporkan selamat. Namun, pengelola yayasan mengalami kerugian material akibat kerusakan pada bagian plafon dan sejumlah fasilitas bangunan yang terdampak kebakaran.
Amiluddin menegaskan kecepatan respons petugas menjadi faktor utama yang mencegah kebakaran meluas. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengelola bangunan sosial dan fasilitas umum, untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mengantisipasi kejadian serupa.
“Kami bergerak cepat meski ada sedikit hambatan akses. Alhamdulillah kondisi dapat dikendalikan dan tidak ada korban. Kami harap kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keamanan instalasi listrik,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan kerugian serta pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan