Seorang pria meninggal dunia setelah diduga tertemper KRL di jalur rel Cibinong Bogor, korban diketahui memiliki gangguan kejiwaan.
JAWA BARAT – Seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah diduga tertemper kereta rel listrik (KRL) di perlintasan rel Km 43+200, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/03/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.35 WIB saat kereta melintas dari Stasiun Cibinong menuju Stasiun Citayam. Korban dilaporkan tertemper di jalur tersebut dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cibinong Hony Handoko menyampaikan bahwa korban diduga tertabrak KRL jurusan Nambo. “Ditemukan orang meninggal dunia diduga akibat tersemper kereta jurusan Nambo di perlintasan kereta api Km 43+200,” ujarnya.
“Korban meninggal dunia diduga akibat tertemper kereta listrik saat kereta melintas dari Stasiun Cibinong menuju arah Stasiun Citayam,” imbuhnya, Minggu (22/03/2026).
Penemuan korban bermula dari laporan seorang petugas keamanan (sekuriti) di sekitar lokasi yang mengetahui adanya kejadian tersebut. Saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kondisi sudah dipadati warga.
“Kondisi di TKP sudah dikerumuni masyarakat selanjutnya saksi menghubungi pihak kepolisian Polsek Cibinong dan pihak Palang Merah Indonesia (PMI) guna mengevakuasi jenazah,” tuturnya.
Petugas kepolisian bersama PMI kemudian melakukan penanganan dan evakuasi korban dari lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki gangguan kejiwaan dan diduga berada di lokasi kejadian tanpa pengawasan.
“Menurut keterangan keluarga korban bahwa korban sedang mengalami gangguan jiwa dan tidak pernah keluar rumah seorang diri,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap individu dengan kondisi khusus serta kewaspadaan di sekitar jalur rel kereta api guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. []
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan