Kurir JNT Panik, Paket Dititip Warung Raib Digondol Maling

BANJARBARU – Nasib malang menimpa Muhammad Ilhamsyah, seorang kurir JNT di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sabtu pagi (28/02/2026), sebanyak 121 paket yang ia titipkan di sebuah warung raib digondol maling, meninggalkan kerugian dan kekhawatiran bagi kurir sekaligus pelanggan.

Peristiwa itu terjadi di warung kawasan Trikora, belakang Sidomulyo Raya. Ilhamsyah menjelaskan, ia menitipkan dua karung berisi paket sekitar pukul 09.30 Wita karena jumlah kiriman yang harus diantar cukup banyak. “Biasanya aman-aman saja, sudah tiga sampai empat kali saya titip di situ. Orang warungnya ada di rumah, tapi warung buka sore. Saya kira aman karena sudah kenal,” katanya.

Namun ketika kembali ke lokasi sekitar pukul 11.30 Wita, kedua karung itu sudah tidak ada. Dari rekaman CCTV yang sempat diperoleh, terlihat seorang pria mengendarai motor Scoopy putih membawa kabur paket-paket tersebut sekitar pukul 10.44 Wita. Ilhamsyah menilai, pelaku sudah mengintai sebelumnya. “Di CCTV kelihatan jelas, memang datang untuk mencuri,” ujarnya.

Ilhamsyah mengaku tidak menyadari adanya orang mencurigakan saat menitipkan paket. Ia menerangkan bahwa keputusan menitip dilakukan karena jarak pengantaran cukup jauh dan jumlah paket sangat banyak. “Kalau bolak-balik ke kantor jauh. Paketnya banyak, jadi saya pikir aman menitip di tempat yang sejalur,” jelasnya.

Mayoritas paket yang hilang berisi barang belanjaan dari online shop. Ilhamsyah mengaku panik dan khawatir harus mengganti semua paket yang hilang meskipun sudah melapor ke pihak berwajib dan kantornya. “Saya takut harus ganti rugi semua, jumlahnya banyak,” katanya.

Pihak kepolisian menyarankan agar pelanggan yang merasa dirugikan segera melapor, karena kelalaian dianggap ada pada kurir. Ilhamsyah menambahkan, selama bekerja sebagai kurir, ini adalah pengalaman pertama ia kehilangan paket dalam jumlah besar.

Kurir tersebut berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum. Ia juga menyesalkan minimnya bantuan dari lingkungan sekitar dalam upaya pencarian. “Untuk pengamanan lingkungan, jujur saya kecewa karena tidak bisa membantu proses,” pungkasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kurir dan pelanggan akan risiko pengiriman paket, sekaligus pentingnya sistem keamanan dalam rantai distribusi logistik. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com