Ledakan Diduga Petasan di Mantrijeron Jogja Lukai Tiga Orang

YOGYAKARTA  – Sebuah ledakan yang diduga berasal dari bahan petasan terjadi di sebuah rumah di kawasan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, pada Selasa siang, 10 Maret 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar, termasuk seorang anak balita yang masih berusia lima tahun.

Insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung mengundang perhatian warga sekitar setelah terdengar suara ledakan cukup keras dari dalam rumah tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera mendatangi sumber suara untuk memastikan kondisi di dalam rumah.

Petugas Kepolisian Resor Kota Yogyakarta kemudian menerima laporan terkait peristiwa tersebut dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal serta olah tempat kejadian perkara.

Pejabat sementara Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Inspektur Polisi Dua Anton Budi Susilo, menjelaskan bahwa sebelum ledakan terjadi, korban diketahui sedang berada di dalam rumah bersama dua orang lainnya.

“Korban saat itu berada di dalam rumah bersama dua rekannya. Berdasarkan keterangan saksi, belum diketahui secara pasti aktivitas yang mereka lakukan sebelum insiden ledakan terjadi,” kata Anton saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Rabu (11/03/2026).

Menurut keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi, suara ledakan terdengar secara tiba-tiba dari dalam rumah. Mendengar suara tersebut, saksi langsung bergegas menuju lokasi dan menemukan para korban dalam kondisi mengalami luka bakar.

“Saksi yang berada tidak jauh dari lokasi segera mendatangi rumah tersebut setelah mendengar suara ledakan. Di dalam rumah ditemukan tiga orang korban yang mengalami luka bakar,” jelas Anton.

Ketiga korban yang mengalami luka diketahui berinisial DA (18), YG (18), dan seorang anak berinisial M (5). Setelah kejadian, warga setempat langsung memberikan pertolongan awal kepada para korban.

Warga kemudian menghubungi layanan ambulans untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Ketiganya segera dilarikan ke Rumah Sakit Wirosaban Yogyakarta guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Polisi dari Polsek Mantrijeron bersama Tim Inafis Polresta Yogyakarta segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan indikasi bahwa ledakan kemungkinan dipicu oleh bahan yang biasa digunakan untuk membuat petasan atau mercon.

“Dugaan sementara ledakan berasal dari bahan yang digunakan untuk membuat petasan,” ujar Anton.

Ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan di bagian dalam rumah, meskipun tidak sampai merusak bangunan secara keseluruhan.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan secara pasti penyebab ledakan tersebut. Polisi juga berupaya menelusuri asal-usul bahan petasan yang diduga menjadi pemicu kejadian.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya penggunaan bahan peledak rakitan, terutama jika berada di lingkungan permukiman yang padat penduduk. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com