KABUL — Ledakan dahsyat mengguncang sebuah hotel di pusat kota Kabul, Afghanistan, Senin (19/1/2026). Insiden tersebut menewaskan sedikitnya tujuh orang dan menyebabkan 13 lainnya mengalami luka-luka, termasuk perempuan dan seorang anak.
Direktur LSM asal Italia, Emergency, yang mengelola salah satu rumah sakit di Kabul, mengungkapkan bahwa sejumlah korban luka telah dilarikan ke fasilitas medis dengan kondisi beragam.
“Korban yang kami tangani mencakup perempuan dan anak-anak. Beberapa di antaranya mengalami luka cukup serius akibat ledakan,” ujar pimpinan lembaga medis tersebut, Senin (19/1/2026).
Ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat di kawasan yang dikenal padat aktivitas warga. Seorang pemilik toko bunga di sekitar lokasi kejadian, yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan, mengaku mendengar suara ledakan keras yang membuat kepanikan melanda area tersebut.
“Suaranya sangat keras dan membuat orang-orang berlarian menyelamatkan diri. Situasinya kacau dan penuh ketakutan,” tuturnya.
Ia menambahkan, sesaat setelah ledakan, sejumlah korban terlihat tergeletak dan membutuhkan pertolongan segera.
“Saya melihat beberapa orang terluka parah. Banyak warga panik karena tidak tahu apakah akan ada ledakan susulan,” katanya.
Kepolisian Kabul membenarkan adanya ledakan di sebuah hotel, namun belum merinci penyebab maupun jenis bahan peledak yang digunakan. Aparat keamanan segera menutup area kejadian dan memperketat penjagaan karena lokasi tersebut juga dikelilingi sejumlah restoran dan tempat usaha.
“Ledakan memang terjadi di area hotel. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan sumber dan motif kejadian,” ujar juru bicara kepolisian Kabul, Senin (19/1/2026).
Wartawan di lokasi melaporkan terlihat kendaraan polisi dan truk keamanan terparkir di sekitar restoran terdekat. Beberapa bangunan dan kendaraan mengalami kerusakan, termasuk sebuah mobil dengan kaca jendela pecah akibat gelombang ledakan.
Kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua, melaporkan bahwa dua warga negara China mengalami luka serius dalam insiden tersebut. Selain itu, seorang petugas keamanan Afghanistan dilaporkan tewas, sementara bangunan restoran di sekitar lokasi mengalami kerusakan parah.
Hingga kini, aparat keamanan Afghanistan masih melakukan penyelidikan intensif. Ledakan ini kembali menimbulkan kekhawatiran akan situasi keamanan di Kabul, yang dalam beberapa waktu terakhir masih rentan terhadap aksi kekerasan di ruang publik. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan