BONTANG – Aktivitas wisata di Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, memuncak pada awal tahun 2026. Pantauan di lapangan menunjukkan area parkir KSOP Kelas II Bontang penuh sesak dengan puluhan kendaraan roda empat, sebagian besar milik pengunjung yang hendak menyeberang ke Pulau Beras Basah.
Petugas Pengelola Parkir KSOP, Nanang, mengatakan lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak Rabu (31/12/2025). Tidak hanya wisatawan lokal, banyak pengunjung dari luar daerah juga memadati pelabuhan untuk menikmati libur akhir tahun. “Sejak kemarin sudah ramai. Ada pengunjung dari Wahau yang datang subuh-subuh, rela menunggu kapal hingga pagi. Beberapa bahkan menginap di pulau,” kata Nanang.
Ketua Asosiasi Kapal Tanjung Laut, Hanan, menambahkan bahwa Pulau Beras Basah masih menjadi tujuan utama wisatawan, diikuti Pulau Segajah. Puncak lonjakan terjadi pada 1 Januari, dengan sekitar 40 kapal beroperasi mengangkut pengunjung. Jumlah ini melonjak dibandingkan libur Natal, yang hanya melibatkan 15–30 kapal per hari. “Mayoritas wisatawan berasal dari luar Kota Bontang. Kami perkirakan jumlah pengunjung akan terus meningkat pada 2–3 Januari,” ujar Hanan.
Hanan juga memastikan seluruh kapal di bawah asosiasi telah memenuhi standar keselamatan. Setiap kapal dilengkapi pelampung, dan kelaikan kapal diperiksa secara berkala dengan melibatkan TNI Angkatan Laut. “Kami pastikan kapal memenuhi standar keselamatan agar penumpang nyaman dan aman selama perjalanan,” jelasnya.
Salah seorang wisatawan lokal, Imam, warga Kelurahan Gunung Telihan, mengaku memilih Pulau Beras Basah karena dekat dan cocok untuk liburan singkat bersama keluarga.
“Anak-anak sedang libur, saya juga cuti kerja. Waktu terbatas, jadi kami pilih wisata dekat-dekat saja. Mumpung libur bersama, kami manfaatkan untuk ke Beras Basah,” pungkasnya.
Pantauan menunjukkan kawasan Pulau Beras Basah dipenuhi pengunjung yang menikmati pagi pertama tahun 2026, menandakan destinasi ini tetap menjadi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar kota. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan