MagangHub Jadi Jalur Rekrutmen, 5 Peserta Langsung Jadi Karyawan

MagangHub membuka peluang pemagangan berlanjut menjadi pekerjaan tetap, dengan PT Bakrie Pipe Industries telah merekrut lima peserta Batch 2 dan mempertimbangkan kandidat potensial dari Batch 3.

JAKARTA – Program Pemagangan Nasional (MagangHub) mulai menjadi jalur rekrutmen tenaga kerja bagi perusahaan setelah peserta mendapat kesempatan menunjukkan kompetensi secara langsung selama masa pemagangan. Perseroan Terbatas (PT) Bakrie Pipe Industries, misalnya, telah merekrut lima peserta MagangHub Batch 2 menjadi karyawan dan masih mempertimbangkan sejumlah kandidat dari Batch 3.

Program tersebut tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan muda, tetapi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk menilai kemampuan calon tenaga kerja berdasarkan kinerja mereka selama mengikuti pemagangan.

Hubungan Industrial (Industrial Relation) PT Bakrie Pipe Industries Suwardiono mengatakan perusahaan telah merekrut sejumlah peserta setelah melihat kompetensi mereka selama mengikuti program.

“Dari peserta magang Batch 2, kami merekrut 5 orang menjadi bagian dari perusahaan. Sementara untuk Batch 3, terdapat kandidat-kandidat potensial yang sedang kami pertimbangkan untuk direkrut,” ungkap Suwardiono.

Peluang serupa dirasakan Keyko, lulusan Teknik Metalurgi dan Material yang mengikuti MagangHub. Setelah menyelesaikan program, ia mengajukan lamaran ke PT Bakrie Pipe Industries dan kemudian diterima sebagai Process Engineer.

“Saya memiliki banyak kesempatan belajar dan berkontribusi langsung, hingga dapat direkrut sebagai karyawan pada posisi Process Engineer. Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Ketenagakerjaan yang telah menghadirkan Program Pemagangan Nasional,” ujar Keyko melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (14/08/2026).

Pengalaman peserta MagangHub tersebut, sebagaimana dilansir Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jumat, (14/08/2026), menunjukkan bahwa program pemagangan dapat menjadi jembatan antara lulusan baru dan kebutuhan tenaga kerja perusahaan.

Selama mengikuti program, peserta dilibatkan dalam berbagai pekerjaan dan tanggung jawab di perusahaan. Pengalaman itu memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami lingkungan kerja sekaligus mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Peserta lain, Agnes Aprilia, mengikuti MagangHub di AEON Indonesia. Ia mengaku sempat mengalami kebingungan menentukan arah karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi sebelum akhirnya memperoleh pengalaman melalui program tersebut.

“Setelah lulus kuliah, saya sempat bingung menentukan langkah karier ke depannya. Setelah menyelesaikan program magang ini, saya dipercaya untuk menjadi PIC di perusahaan tersebut. Terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan perusahaan yang telah memberikan kesempatan berharga ini,” ujar Agnes.

Dalam keterangannya, Agnes menyebut dirinya kemudian dipercaya menjadi Person in Charge (PIC) di perusahaan tersebut. Pengalaman itu menjadi salah satu contoh bahwa pemagangan dapat memberi peserta kesempatan membuktikan kemampuan sebelum memasuki dunia kerja secara lebih permanen.

Bagi perusahaan, keterlibatan peserta secara langsung juga dapat membantu proses identifikasi calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Perusahaan memiliki kesempatan mengevaluasi keterampilan teknis, kemampuan beradaptasi, dan kinerja peserta selama masa pemagangan sebelum mengambil keputusan perekrutan.

Pengalaman peserta yang berlanjut menjadi karyawan menunjukkan bahwa MagangHub tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengenalan dunia kerja, tetapi berpotensi menjadi penghubung antara pencari kerja muda dan kebutuhan perusahaan. Peluang perekrutan tersebut diharapkan memperkuat transisi lulusan pendidikan menuju dunia kerja sekaligus membantu perusahaan memperoleh tenaga kerja yang telah mengenal lingkungan kerja mereka. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com