NUNUKAN – Hujan deras dan meluapnya sungai kembali menelan permukiman warga di Desa Salan, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan. Longsor dan banjir luapan sungai terjadi pada Rabu (07/01/2026), menimpa beberapa rumah warga.
Kasubid Informasi BPBD Nunukan, Basir, menjelaskan, longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi. Aliran sungai yang meluap ikut menyeret material ke permukiman. “Tim BPBD dari Pos Lumbis segera dikerahkan ke lokasi. Mereka memantau kondisi, mendata dampak, dan memastikan warga tetap aman,” ujar Basir.
Hingga sore ini, belum ada laporan korban jiwa. Kerugian materi masih dalam pendataan, namun beberapa rumah warga dilaporkan terdampak material longsoran dan air sungai yang meluap.
Basir mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, karena kondisi cuaca masih tidak menentu. “Kami minta warga di daerah rawan bencana meningkatkan kewaspadaan. Jangan ragu melapor jika ada tanda-tanda bahaya. Kami juga terus koordinasi dengan aparat desa untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk evakuasi bila situasi memburuk,” tegasnya.
BPBD Nunukan menegaskan kesiapsiagaan menjadi prioritas utama. Tim juga menyiapkan bantuan darurat jika diperlukan, untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan perlindungan cepat. “Keselamatan warga adalah fokus utama. Kita ingin semua tetap aman hingga cuaca kembali normal,” pungkas Basir.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di wilayah rawan longsor, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan