SERUYAN – Warga Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dibuat geger oleh penemuan sesosok jenazah di pinggir Jalan Rungau Raya, tepatnya di Km 108, Kecamatan Danau Seluluk, pada Kamis (15/01/2026). Penemuan tersebut langsung menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Kabar penemuan mayat itu dengan cepat menyebar luas setelah sebuah video singkat beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, jasad korban terlihat tergeletak di area rerumputan dan semak-semak di bahu jalan, tak jauh dari jalur utama yang ramai dilalui kendaraan besar.
Lokasi kejadian dikenal sebagai jalur lintas dengan intensitas lalu lintas tinggi, khususnya truk bermuatan berat. Sejumlah kendaraan tampak berhenti di sekitar lokasi, sementara warga dan pengendara turun untuk melihat langsung. Bahkan, beberapa pelajar terlihat ikut berkerumun di area penemuan, menambah keramaian di sekitar tempat kejadian.
Dalam video yang beredar, terdengar percakapan warga yang menyebut adanya temuan bagian kendaraan di sekitar lokasi jasad ditemukan. Benda tersebut diduga merupakan komponen sepeda motor, seperti spakbor atau suku cadang lainnya, yang kemudian memunculkan dugaan awal mengenai kemungkinan kecelakaan lalu lintas.
Namun demikian, hingga kini penyebab pasti kematian korban masih belum dapat dipastikan. Sebagian warga menduga korban merupakan korban kecelakaan, sementara spekulasi lain juga berkembang di media sosial.
Kepolisian Resor Seruyan membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Kasi Humas Polres Seruyan, Iptu Ronny, mengatakan bahwa pihaknya masih berada pada tahap awal pengumpulan informasi. “Laporan memang sudah kami terima. Saat ini anggota masih mengumpulkan data awal dan keterangan di lapangan,” jelas Iptu Ronny saat dikonfirmasi Kamis (15/01/2026).
Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada petunjuk yang mengarah pada penyebab kematian maupun identitas korban. Seluruh kemungkinan masih terbuka dan akan dipastikan melalui proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menarik kesimpulan sendiri dan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi. Penanganan kasus sepenuhnya diserahkan kepada aparat berwenang untuk memastikan fakta yang sebenarnya. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan