Membanggakan! MAN IC Paser Lolos Semifinal KoSSMI Robotik Nasional

PASER – Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Paser kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Madrasah yang dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di Kalimantan Timur ini berhasil melaju ke babak semifinal Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) Robotik tingkat nasional.

Prestasi tersebut diraih oleh tim robotik MAN IC Paser yang terdiri dari Shofiyyah Kasih M dan Shaluna Kirania R. Keduanya berhasil menembus lima besar terbaik setelah bersaing dengan puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat tim robotik MAN IC Paser menjadi satu-satunya perwakilan dari Kalimantan Timur yang berhasil melaju hingga tahap semifinal pada kompetisi bergengsi tersebut.

Pembimbing tim robotik MAN IC Paser, Bagus Setia Darmawan, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih para siswanya. Ia menyebutkan bahwa hasil tersebut diperoleh berkat kerja keras tim dalam mempersiapkan inovasi robotik yang kompetitif.

“Alhamdulillah pada babak sebelumnya, kita berhasil memperoleh nilai yang besar sehingga bisa menempati posisi peringkat ke lima dari puluhan peserta,” paparnya saat ditemui di MAN IC Paser, Senin (09/03/2026).

Menurut Bagus, robot yang dikembangkan oleh tim MAN IC Paser dirancang berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi untuk membantu sektor pertanian dan peternakan. Inovasi tersebut dibuat dengan mempertimbangkan potensi daerah Kabupaten Paser yang dikenal sebagai salah satu kawasan penyangga pangan di Kalimantan Timur.

“Kita melihat bahwa kabupaten Paser ini merupakan salah satu lumbung pangan, kemudian ada peternakan ayam juga. Berdasarkan hal tersebut maka kami tertarik untuk mengembangkan dua sistem yang terintegrasi dan dikendalikan lewat smartphone,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa pada sektor pertanian, khususnya pada lahan persawahan, sistem robotik yang dikembangkan memungkinkan petani untuk memantau dan mengatur kondisi pengairan sawah dari jarak jauh melalui perangkat telepon pintar.

Sementara itu, pada sektor peternakan, teknologi tersebut memungkinkan peternak untuk mengontrol pemberian pakan serta memantau kondisi peternakan secara langsung melalui aplikasi di smartphone.

“Tujuannya memudahkan pekerjaan. Jika biasanya petani harus berpanas-panasan mengecek irigasi di sawah, dengan robot ini, sistem pengairannya bisa di kendalikan lewat smartphone. Begitu pula di peternakan. Jadi kita bisa pantau, ini pakan tinggal sedikit, bisa langsung kita refil melalui smartphone tadi,” tambahnya.

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dan sains dapat memberikan solusi nyata bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang pertanian dan peternakan.

Prestasi yang diraih oleh tim robotik MAN IC Paser ini sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda di daerah mampu menciptakan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi berbasis IoT, para siswa diharapkan dapat terus mengembangkan ide-ide kreatif yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. []

Penulis:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com