JAWA BARAT – Kebakaran kendaraan kembali menyoroti aspek keselamatan di ruas Tol Cisumdawu. Sebuah mobil sedan dilaporkan terbakar hebat di dalam terowongan Tol Cisumdawu Kilometer 169, wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (27/01/2026). Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh gangguan kelistrikan pada kendaraan yang menyebabkan korsleting arus pendek.
Peristiwa ini terjadi di jalur terowongan yang memiliki tingkat risiko tinggi apabila terjadi kebakaran, mengingat ruang tertutup dapat mempercepat penyebaran panas dan asap. Beruntung, kejadian itu segera diketahui pengguna jalan lain dan terekam dalam video amatir yang kemudian beredar luas. Dalam rekaman tersebut, api tampak cepat membesar hingga melahap hampir seluruh badan mobil sedan.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumedang bersama Petugas Jalan Raya (PJR) Tol Cisumdawu dan pihak pengelola tol langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Upaya penanganan dilakukan secara terpadu guna mencegah api menjalar dan mengganggu struktur terowongan.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Evakuasi Damkar Sumedang, Yudi, mengungkapkan bahwa mobil yang terbakar merupakan milik Kusmargono Achmad, warga Kota Bandung. Ia menyebutkan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari sistem kelistrikan kendaraan.
“Penanganan kami lakukan dengan menerjunkan dua unit mobil pemadam, masing-masing dari Unit Tanjungsari dan Mako Dinas Damkar Sumedang. Penyebab sementara diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Syukurlah api dapat dipadamkan dan tidak ada korban jiwa,” ujar Yudi.
Menurutnya, proses pemadaman hingga api benar-benar terkendali memakan waktu sekitar satu setengah jam. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan secara menyeluruh di area terowongan.
“Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa panas, apalagi terowongan ini akan kembali dilalui kendaraan, termasuk yang membawa muatan mudah terbakar,” jelasnya.
Selama penanganan berlangsung, arus lalu lintas di Tol Cisumdawu sempat diberlakukan sistem buka tutup. Pengaturan lalu lintas dilakukan melalui koordinasi intensif antara petugas pemadam kebakaran dan PJR Tol Cisumdawu.
“Iya, diberlakukan sistem buka tutup dan kami berkoordinasi dengan PJR Tol Cisumdawu,” pungkas Yudi. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan