Mudyat Noor Berbelasungkawa atas Wafatnya Mantan Bupati PPU Andi Harahap

Mantan Bupati PPU Andi Harahap meninggal dunia dalam usia 69 tahun setelah menjalani perawatan akibat kanker hati di RSKD Balikpapan, meninggalkan jejak panjang sebagai tokoh pemekaran dan politik daerah.

PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Andi Harahap, mantan Bupati PPU periode 2008–2013 yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh pelopor pemekaran daerah tersebut dari Kabupaten Paser. Andi Harahap meninggal dunia dalam usia 69 tahun setelah menjalani perawatan akibat kanker hati di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Rabu (05/08/2026) pukul 20.35 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Mudyat menyampaikan dukacita saat melayat ke rumah duka di Kilometer 0,5, Penajam, Kamis (06/08/2026). Ia mengenang Andi Harahap sebagai tokoh yang memiliki jasa besar dalam perjalanan pembangunan dan pembentukan Kabupaten PPU.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dan secara pribadi, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ayahanda kita, Bapak Haji Andi Harahap. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan,” kata Mudyat Noor.

Menurut Mudyat, Andi Harahap menjadi salah satu tokoh penting yang memperjuangkan terbentuknya Kabupaten PPU melalui pemekaran dari Kabupaten Paser.

“Beliau adalah tokoh yang telah memberikan dedikasi besar bagi daerah ini. Perjuangan beliau dalam mewujudkan pemekaran Kabupaten Penajam Paser Utara akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah daerah kita,” ucap Mudyat.

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum meninggal dunia Andi Harahap dibawa dari kediamannya di Perumahan Wika, Balikpapan, ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSKD Balikpapan. Setelah menjalani penanganan medis, ia dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di PPU untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Andi Harahap lahir pada 24 November 1956. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam perjalanan politik Kalimantan Timur (Kaltim), terutama di wilayah Paser dan PPU. Ia tercatat sebagai salah satu tokoh yang memperjuangkan pemekaran PPU dari Kabupaten Paser pada 2002.

Setelah PPU terbentuk, Andi Harahap dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU pertama pada periode 2002–2008. Karier politiknya berlanjut dengan menjabat sebagai Bupati PPU periode 2008–2013.

Andi Harahap kemudian terpilih menjadi anggota DPRD Kaltim periode 2019–2024 dari daerah pemilihan PPU dan Paser. Dalam periode tersebut, ia juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

Kepergian Andi Harahap meninggalkan catatan panjang dalam sejarah pemerintahan dan politik PPU. Perjuangannya dalam proses pemekaran serta kiprahnya memimpin lembaga legislatif dan pemerintahan daerah menjadi bagian dari perjalanan pembentukan dan pembangunan PPU. []

Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com