HULU UNGAI UTARA — Teror satwa liar kembali menghantui warga Kabupaten Hulu Sungai Utara. Seekor ular sawa berukuran besar tiba-tiba muncul di tengah permukiman padat penduduk di Desa Palampitan Hulu RT 03, Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (22/12/2025) dini hari. Panjang ular diperkirakan mencapai 2,6 meter.
Kehadiran reptil tersebut langsung memicu kepanikan warga setelah diketahui ular itu memangsa seekor kucing peliharaan di dalam kandang. Peristiwa tersebut sontak membuat warga resah dan khawatir akan keselamatan lingkungan sekitar.
Laporan kejadian diterima relawan Animal Rescue Amuntai Peduli Sesama (APS) sekitar pukul 04.36 Wita. Tanpa menunggu lama, tim penyelamat segera diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan ular yang berpotensi membahayakan warga.
Ketua APS Amuntai, Muhammad Yusuf, memastikan proses evakuasi berlangsung aman dan tidak menimbulkan korban.
“Ular sawa berhasil kami evakuasi dengan aman. Selanjutnya dibawa ke markas APS di Jalan Saberan Effendi, Kelurahan Sungai Malang, untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Muhammad Yusuf yang akrab disapa Buya itu mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.
Menurutnya, perubahan lingkungan dan habitat alami kerap memicu satwa liar keluar dari kawasan hutan dan memasuki permukiman warga untuk mencari mangsa.
“Imbauan kami, masyarakat agar lebih waspada, terutama saat musim hujan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, APS juga membuka layanan respons cepat untuk evakuasi satwa liar yang masuk ke lingkungan warga. Masyarakat dapat menghubungi Koordinator Animal Rescue APS, Hendra Kaka Laki, di nomor 0896-2823-1877 guna mendapatkan penanganan aman dan profesional.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan bersama sangat diperlukan guna mencegah insiden serupa yang berpotensi mengancam keselamatan manusia maupun hewan peliharaan. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan