Nusantara Siap Jadi Destinasi Ekowisata Profesional!

NUSANTARA — Lonjakan kunjungan masyarakat ke kawasan Nusantara membuat Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bergerak cepat menyiapkan sumber daya manusia pariwisata yang kompeten. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyelenggarakan program sertifikasi pemandu ekowisata untuk masyarakat lokal. Kegiatan ini berlangsung di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Selasa (03/02/2026), dan diikuti oleh 20 peserta dari warga setempat.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Otorita IKN dengan Sekretariat Kantor Bersama Bank Indonesia (SKB BI) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia. Selama tiga hari, peserta mendapat materi hingga praktik langsung, agar siap menjadi pemandu ekowisata profesional yang mampu menampilkan potensi alam Nusantara dengan standar tinggi.

Peserta datang dari dua kelompok utama: sepuluh anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hutan Adat Balik Sepaku dan sepuluh pemandu wisata binaan Otorita IKN. Menurut Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menekankan pengalaman nyata dalam memandu pengunjung.

“Kami ingin mereka langsung praktik memandu wisatawan di lapangan, bukan hanya mendengar materi. Dengan begitu, mereka siap menghadapi tantangan dan bisa menghidupkan setiap destinasi ekowisata di Nusantara,” jelas Muhsin.

Senada, Direktur Lembaga Sertifikasi Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Hairullah Gazali, menekankan pentingnya sertifikasi untuk menjaga profesionalisme pemandu ekowisata. Menurutnya, sertifikat ini tidak hanya dokumen formal, tetapi menjadi bukti kemampuan yang harus terus diasah.

“Setiap pemandu wisata harus kompeten. Sertifikasi ini berlaku tiga tahun, dan selama periode itu kompetensi harus terus diperbarui. Di sektor ekowisata, ketajaman pengetahuan dan kemampuan langsung di lapangan sangat menentukan pengalaman pengunjung,” ujar Hairullah.

Langkah ini juga menjadi strategi awal untuk mengembangkan berbagai destinasi potensial di Nusantara, mulai dari Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, hingga kawasan KIPP. Wakil Kepala SKB BI, Dhony Iwan Kristanto, mengaku kagum melihat antusiasme masyarakat yang terus meningkat. Ia menyoroti lonjakan pengunjung Nusantara saat Natal dan Tahun Baru lalu, yang mencapai 270 ribu orang.

“Pertama kali ke Ibu Kota Nusantara, saya benar-benar amazed. Kota ini dibangun dengan karakter Indonesia, dan masyarakatnya sangat antusias. Dengan sertifikasi pemandu wisata ini, kita memastikan pengalaman mereka lebih profesional dan memuaskan,” ujar Dhony.

Otorita IKN menegaskan, program ini sekaligus mendorong masyarakat lokal menjadi aktor utama dalam pariwisata, bukan sekadar penonton. Keberadaan mereka sebagai pemandu ekowisata profesional diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya lokal.

Dengan pelatihan dan sertifikasi ini, Nusantara siap menghadirkan layanan pariwisata yang lebih profesional, menarik, dan berkelas, sambil memastikan masyarakat lokal tetap menjadi penggerak utama sektor pariwisata ibu kota baru. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com