Otorita IKN Bongkar 39 Lokasi Besi Tua dan 18 Warung Tuak Ilegal demi Ketertiban Kota

PENAJAM PASER UTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengambil tindakan tegas dengan menertibkan 39 lokasi jual beli besi tua dan 18 warung lapo tuak ilegal di wilayah IKN pada Kamis (15/01/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga ketentraman dan ketertiban umum di kawasan ibu kota baru.

Operasi gabungan dipimpin Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati, didampingi Staf Khusus Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik Irjen Pol Edgar Diponegoro, serta Direktur Ketenteraman dan Ketertiban Umum Brigjen Pol Fransiscus Barung Mangera. Operasi ini melibatkan unsur Polsek Sepaku, Koramil, dan Satgas Mahakam Nusantara.


Thomas Umbu Pati menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut aduan masyarakat terkait gangguan ketenteraman dan ketertiban umum, serta kasus pencurian besi konstruksi di wilayah IKN sebelumnya.

“Otorita IKN mengambil langkah antisipatif dan preventif sebagai respon cepat atas pengaduan masyarakat. Selain itu, pengawasan ketat diperlukan agar kondisi tersebut tidak menimbulkan kerawanan sosial maupun risiko keamanan yang mengganggu kehidupan masyarakat Nusantara,” ujar Thomas.

Bagaimana proses penertiban dilakukan?
Penertiban dilakukan secara terukur dan prosedural, dengan seluruh bangunan terbukti melanggar ketentuan perizinan dan tata ruang IKN. Sebelum pembongkaran, Otorita IKN telah menempuh prosedur persuasif melalui surat teguran pada 8 Januari 2026, termasuk penutupan dan penyegelan tempat usaha serta pengarahan kepada pemilik agar mematuhi regulasi.

Langkah ini sejalan dengan visi IKN untuk menjadi kota hijau, indah, dan rapi, sekaligus memastikan pembangunan berjalan tertib dan aman. Otorita IKN mengimbau seluruh pelaku usaha untuk proaktif berkonsultasi dan mematuhi aturan perizinan. Kemudahan layanan perizinan disediakan melalui kantor resmi maupun hotline di nomor 081150005555.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan IKN diharapkan berjalan aman, nyaman, dan teratur. Thomas menekankan pentingnya kesadaran kolektif warga Nusantara dalam mendukung pembangunan ibu kota baru. “IKN adalah milik kita semua. Mari maju dan melangkah bersama menyambut masa depan Nusantara,” tutupnya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com