BANTEN — Kobaran api yang melahap sebuah pabrik cat di Desa Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses penanganan berlangsung semalaman. Insiden yang memicu kepulan asap pekat itu diduga berasal dari gangguan listrik, sementara penyebab pastinya masih dalam penyelidikan petugas.
Peristiwa kebakaran mulai terjadi pada Rabu (11/02/2026) sekitar pukul 22.09 WIB dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan sebagian area pabrik. Tim pemadam kebakaran baru dapat mengendalikan api sepenuhnya pada Kamis (12/02/2026) pukul 07.15 WIB setelah mengerahkan sejumlah armada ke lokasi.
Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Tangerang menyatakan sumber kebakaran belum dipastikan. “Penyebabnya masih belum dapat dipastikan, namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik,” ujar petugas saat dikonfirmasi, Kamis (12/02/2026).
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api di kawasan industri tersebut. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Meski demikian, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp6 miliar akibat kerusakan bangunan dan fasilitas produksi.
BPBD menegaskan proses pendinginan serta penelusuran titik awal api masih terus dilakukan. “Fokus kami saat ini memastikan area benar-benar aman dan menelusuri sumber percikan awal kebakaran,” kata petugas.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan instalasi listrik di kawasan industri guna mencegah kebakaran serupa terulang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan