BANJARMASIN – Penemuan jasad seorang perempuan di kawasan padat aktivitas di Banjarmasin Utara mengejutkan warga dan memicu perhatian aparat kepolisian. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Simpang Empat Lampu Merah Sungai Andai, tepat di samping gedung Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI), Rabu pagi (24/12/2025). Lokasi penemuan yang berada di jalur lalu lintas utama membuat kasus ini cepat menyita perhatian masyarakat.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam saluran got sekitar pukul 08.00 Wita. Penemuan itu pertama kali diketahui oleh seorang pekerja harian lepas bernama Normansyah, yang pagi itu tengah bersiap membersihkan peralatan kerjanya. Ia membuka penutup got yang sebelumnya tertutup papan kayu karena hendak mencuci alat kerja.
Normansyah mengungkapkan bahwa awalnya ia tidak menyangka akan menemukan tubuh manusia di dalam saluran air tersebut. Setelah papan penutup dibuka, ia melihat sosok seorang perempuan berada di dalam got. Karena masih merasa ragu dengan apa yang dilihatnya, ia kemudian memanggil rekannya untuk memastikan temuan tersebut.
Setelah dilakukan pengecekan bersama, keduanya memastikan bahwa perempuan tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Normansyah juga menyampaikan informasi yang ia peroleh dari petugas jaga malam di sekitar lokasi. Menurutnya, pada dini hari sebelum kejadian, kawasan tersebut masih terlihat normal dan tidak ada tanda-tanda mencurigakan di sekitar got.
Ia menuturkan bahwa petugas jaga sempat beraktivitas membuang sampah pada dini hari, namun saat itu tidak terlihat adanya keberadaan jasad di dalam saluran air. Hal tersebut menimbulkan dugaan sementara bahwa korban kemungkinan baru berada di lokasi tersebut beberapa jam sebelum ditemukan.
Penemuan jasad itu kemudian segera dilaporkan kepada relawan emergency serta pihak kepolisian. Tak berselang lama, petugas kepolisian bersama relawan datang ke lokasi untuk mengamankan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi dipasang guna mencegah warga mendekat dan menjaga keutuhan TKP.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Kanit Reserse Kriminal Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Hafiz, membenarkan adanya penemuan jasad perempuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan menelusuri berbagai kemungkinan terkait peristiwa itu.
Menurutnya, hingga saat ini identitas korban dan penyebab kematian masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum dapat menyimpulkan apakah terdapat unsur tindak pidana atau faktor lain di balik kematian korban. Aparat memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan