PARIS – Penemuan tragis dua bayi yang telah meninggal dunia di dalam lemari pembeku sebuah rumah di wilayah timur Prancis mengejutkan publik. Kasus ini mulai terungkap setelah polisi menerima laporan pada Selasa (10/02/2026) mengenai keberadaan jasad bayi di dalam freezer. Saat petugas melakukan pemeriksaan lanjutan di lokasi, mereka menemukan satu jasad bayi lain di tempat yang sama.
Kecurigaan penyidik segera mengarah kepada ibu kedua bayi tersebut yang diketahui meninggalkan rumah tanpa pemberitahuan. Aparat kemudian berhasil menangkap perempuan itu di kawasan Boulogne-Billancourt, pinggiran barat Paris, pada Rabu (11/02/2026). Berdasarkan informasi awal, perempuan tersebut disebut merupakan ibu dari sembilan anak yang lahir dari dua hubungan berbeda.
Rumah tempat penemuan berada di desa Aillevillers-et-Lyaumont. Setelah kejadian, garis segel kepolisian tampak terpasang pada jendela bangunan satu lantai berwarna terang dengan gerbang terbuka. Suasana desa yang berpenduduk sekitar 1.500 jiwa itu mendadak diliputi keterkejutan.
Wali Kota setempat, Jean-Claude Tramesel, mengungkapkan bahwa warga sulit mempercayai peristiwa tersebut terjadi di lingkungan mereka. “Peristiwa seperti ini biasanya hanya terdengar dari daerah lain, bukan dari desa kecil seperti kami,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keluarga yang terlibat dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitar. “Kami semua benar-benar terkejut dengan apa yang terjadi,” katanya.
Hingga Jumat (13/02/2026), otoritas Prancis masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab kematian kedua bayi serta kemungkinan unsur pidana yang menyertainya. Proses hukum terhadap perempuan yang telah diamankan diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi perhatian luas publik. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan