PASER — Kegiatan Pasar Ramadhan Creative Fest yang digelar di kawasan Stadion Sadurengas, Kabupaten Paser, terpantau masih sepi pengunjung meski telah berlangsung sejak awal Ramadan 2026. Event yang dinaungi oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Kabupaten Paser tersebut sejatinya diharapkan menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (05/02/2026), suasana di area pasar Ramadan tersebut terlihat belum terlalu ramai. Beberapa tenda pedagang tampak tutup, sementara jumlah pengunjung yang datang juga tidak terlalu banyak. Kondisi ini cukup kontras dengan harapan awal penyelenggara yang menargetkan kegiatan tersebut dapat menjadi destinasi berburu takjil dan tempat hiburan masyarakat selama Ramadan.
Padahal, Disporapar Kabupaten Paser telah menyiapkan berbagai fasilitas dan hiburan untuk menarik minat masyarakat. Di antaranya adalah penampilan penyanyi serta seniman lokal Kabupaten Paser yang dijadwalkan mengisi panggung hiburan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, panitia juga menyediakan beberapa wahana permainan anak-anak di sejumlah titik area kegiatan.
Namun demikian, berbagai fasilitas yang telah disediakan tersebut tampaknya belum memberikan dampak signifikan terhadap jumlah pengunjung yang datang ke lokasi pasar Ramadan tersebut.
Salah seorang pedagang yang mengikuti kegiatan itu, Meli, mengaku kondisi pasar Ramadan sejak awal pembukaan memang belum menunjukkan keramaian yang diharapkan. “Mungkin karena baru ya event disini. jadi mungkin banyak yang belum tau. Beda dengan yang di masjid agung memang ramai”, jelasnya saat di temui di lokasi pasar ramadhan Kamis (05/02/2026).
Meski kondisi pengunjung masih relatif sepi, Meli bersama pedagang lainnya tetap berusaha bertahan untuk berjualan. Mereka berharap jumlah pengunjung dapat meningkat seiring berjalannya waktu dan adanya tambahan kegiatan yang direncanakan oleh panitia.
“ya lumayan lah, tetap kami tunggu walaupun tidak sampai malam, dari sore sampai lepas magrib saja jualannya. Kabarnya nanti mulai tanggal 7 ada lomba-lomba sampai malam. Jadi ya mudahan ramai”, tambahnya.
Para pedagang berharap rencana penyelenggaraan berbagai lomba mulai 7 Ramadan mendatang dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat untuk datang ke lokasi tersebut. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, mereka juga berharap dapat berdampak positif terhadap peningkatan omzet penjualan selama bulan Ramadan.
Pemerintah daerah melalui Disporapar Kabupaten Paser sendiri diharapkan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan promosi dan aktivitas dalam kegiatan Pasar Ramadhan Creative Fest agar lebih dikenal masyarakat serta mampu menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi dan hiburan selama Ramadan di Kabupaten Paser. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan