KOTAWARINGIN TMUR – Warga Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, diguncang kabar duka setelah seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (14/01/2026) sore dan pertama kali diketahui oleh orang tua korban. Saat itu, orang tua baru kembali ke rumah dari tempat kerja sekitar pukul 16.30 WIB dan mendapati anaknya dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman guna mengungkap latar belakang peristiwa ini.
“Kami menerima laporan dan saat ini personel masih bekerja di lapangan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk pihak keluarga dan lingkungan sekolah korban,” ujar AKP Edy Wiyoko saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Kamis (15/01/2026) pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, orang tua korban sempat panik dan berusaha menurunkan tubuh anaknya sebelum akhirnya menghubungi pihak berwajib. Petugas kepolisian kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal serta mengumpulkan keterangan saksi.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti di balik kejadian tersebut. Aparat masih menelusuri berbagai kemungkinan, termasuk kondisi psikologis korban dan lingkungan pergaulannya. “Untuk motif dan faktor pemicunya masih kami dalami. Kami mohon masyarakat tidak berspekulasi sebelum proses penyelidikan selesai,” tegas AKP Edy.
Peristiwa ini menambah daftar keprihatinan atas pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental anak dan remaja, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan