HULU SUNGAI TENGAH – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bergerak cepat menyiapkan guru untuk menghadapi era digital. Sebanyak 207 pendidik dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Pelatihan Gemini Academy Tahun 2026, Selasa (03/03/2026), di Aula Hotel Darul Istiqamah, Barabai.
Para peserta lolos seleksi ketat dari 405 pendaftar, terdiri dari guru PAUD, PKBM, SD, SMP, SMA, pengawas sekolah, serta staf Dinas Pendidikan HST. Pelatihan ini fokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses belajar mengajar, dengan target lulusan mendapatkan sertifikasi internasional Gemini Educator.
Sekretaris Daerah HST, Muhammad Yani, menekankan pentingnya peran guru sebagai motor transformasi pendidikan. “Kami ingin guru di HST mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran secara efektif. Pelatihan ini adalah investasi nyata untuk kualitas pendidikan yang diakui secara global,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, menambahkan, “Setiap guru yang lulus nanti wajib menularkan pengetahuan mereka ke rekan sejawat. Dengan pendampingan langsung dari coach resmi Google for Education, mereka tidak hanya mempelajari teknologi, tetapi juga cara mengaplikasikannya secara aman dan bertanggung jawab di kelas.”
Siti Nurhayati, salah satu peserta dari SMPN 1 Barabai, mengaku antusias. “Pelatihan ini membuka mata saya. Sekarang saya bisa membuat materi pelajaran lebih interaktif dan menarik bagi siswa, bukan sekadar memberikan teori,” katanya.
Program Gemini Academy 2026 di HST menjadi tonggak penting dalam menyiapkan guru yang adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pemerintah daerah berharap lulusan pelatihan ini menjadi penggerak transformasi pembelajaran digital di seluruh sekolah di HST. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan