SAMBAS – Gelombang cuaca panas yang melanda wilayah Kabupaten Sambas akhir-akhir ini menjadi alarm bagi semua pihak agar waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhulta) maupun kebakaran lainnya.
Hal ini disampaikan Yakob Pujana, Anggota DPRD Kabupaten Sambas sekaligus Ketua Badan Pemadam Kebakaran Sambas, Senin (02/03/2026). Ia menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran.
“Cuaca panas seperti sekarang ini sangat rawan memicu kebakaran hutan, lahan, dan bahkan kebakaran di pemukiman. Kewaspadaan kita semua menjadi kunci agar bencana ini bisa dicegah,” ujarnya.
Yakob menegaskan, kewaspadaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, pemilik lahan, hingga perusahaan perkebunan yang mengelola wilayah luas. “Pengawasan lahan masing-masing harus ditingkatkan. Terlebih bagi perusahaan perkebunan, mereka punya peran besar dalam mencegah api merambat,” tambahnya.
Berdasarkan ramalan cuaca BMKG, kondisi cerah berawan diprediksi berlangsung beberapa hari ke depan. Situasi ini menambah risiko terjadinya kebakaran jika tidak diantisipasi.
“Kita berharap semua pihak ikut berkontribusi dalam pencegahan. Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tapi juga berdampak pada kesehatan dan materi masyarakat,” jelas Yakob.
Ia juga memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang sudah menunjukkan aksi nyata dalam mendukung pemerintah, baik melalui patroli, edukasi, maupun kesiapan alat pemadam.
“Bantuan dan kontribusi dalam bentuk apa pun sangat berarti untuk menjaga keselamatan lingkungan kita bersama,” tutupnya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan