KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, meminta jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di tingkat kecamatan untuk memperluas agenda kerja mereka dengan memasukkan program kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kegiatan rutin organisasi.
Arahan tersebut disampaikan Ardiansyah sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) yang dicanangkan pemerintah pusat. Program ini diharapkan dapat diintegrasikan dalam berbagai kegiatan PKK di tingkat kecamatan hingga desa.
Menurut Ardiansyah, keberadaan PKK memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya melalui berbagai program pemberdayaan keluarga yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menilai bahwa keberhasilan PKK dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dapat menjadi indikator kemajuan suatu wilayah. Hal ini karena program-program PKK melalui Kelompok Kerja (Pokja) 1 hingga Pokja 4 mencakup berbagai aspek penting dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pembinaan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Ardiansyah menyebut bahwa apabila seluruh program tersebut berjalan dengan baik, maka dampaknya akan terlihat langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di tingkat kecamatan maupun desa.
”Saya menggarisbawahi kalau itu berjalan dengan baik kita bisa melihat dampak di wilayah itu kalau PKK ini bisa bekerja dengan baik,” kata Ardiansyah usai pelantikan pada Rabu, (04/03/2026).
Lebih lanjut, Ardiansyah mengungkapkan bahwa pemerintah daerah berencana menambah agenda kegiatan TP PKK guna mendukung program kebersihan lingkungan yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Ia berharap PKK dapat menjadi motor penggerak dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Selain itu, ia juga ingin membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan kebersihan lingkungan akan lebih efektif apabila melibatkan seluruh unsur masyarakat secara bersama-sama.
”Mungkin nanti kita akan menambah lagi agenda PKK karena kalau sudah kita lakukan seperti dulu tidak ada yang namanya kita sisakan,semua bergabung menjadi satu untuk kegiatan bersih lingkungan dan sebagainya,”pungkasnya.
Ardiansyah menegaskan bahwa gerakan kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan adanya keterlibatan PKK hingga ke tingkat desa, diharapkan gerakan ini dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat, program kebersihan lingkungan yang selaras dengan konsep Indonesia ASRI diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Kutai Timur. []
Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan