Pemkot Balikpapan Serahkan Hibah Rp300 Juta pada Peringatan Nuzulul Qur’an

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memanfaatkan momentum peringatan Nuzulul Qur’an untuk memperkuat dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus memberikan penghargaan kepada generasi muda yang berprestasi di bidang Al-Qur’an. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Madinatul Iman, kawasan Balikpapan Islamic Center, Kamis (06/03/2026) malam.

Acara yang dihadiri Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud itu dirangkaikan dengan penyerahan bantuan hibah pembangunan sebesar Rp300 juta untuk Masjid Madinatul Iman. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh pemerintah kota dan diterima langsung oleh Ketua Masjid Madinatul Iman, Andi M. Yusri.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang diikuti ratusan jamaah. Suasana khidmat terasa ketika masyarakat memadati masjid terbesar di Kalimantan Timur tersebut untuk mengikuti rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an.

Peringatan Nuzulul Qur’an sendiri merupakan momen penting bagi umat Islam untuk mengenang turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kecintaan umat terhadap kitab suci melalui peningkatan ibadah dan pembelajaran Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa bantuan hibah yang diberikan merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kegiatan keagamaan serta penguatan peran masjid di tengah masyarakat. “Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan umat dan pembinaan generasi muda,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan pembangunan masjid, Pemerintah Kota Balikpapan juga menyerahkan penghargaan kepada dua penghafal Al-Qur’an asal Balikpapan yang berhasil meraih prestasi di tingkat internasional.

Muhammad Haikal Al Ghifari menerima bonus sebesar Rp125 juta setelah meraih Terbaik I pada cabang hafalan 30 juz dan tafsir surah Al-Hujurat dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional 2025 di Brunei Darussalam. Sementara itu, Achmad Fadil menerima bonus Rp75 juta atas prestasinya sebagai Terbaik II pada cabang tilawah dan hafalan 5 hizb dalam MTQ Internasional 2025 di Maroko.

Rahmad menilai penghargaan tersebut penting sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi generasi muda agar terus berprestasi di bidang Al-Qur’an. “Kita ingin memberikan motivasi kepada generasi muda agar terus berprestasi, sekaligus mengharumkan nama Balikpapan di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Rahmad juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan selama bulan Ramadan. Menurutnya, pemerintah telah memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat dalam kondisi aman hingga beberapa bulan mendatang.

“Saya mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah sudah menjamin persediaan bahan pokok selama Ramadan hingga beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perilaku membeli barang secara berlebihan justru berpotensi mengganggu stabilitas distribusi dan ketersediaan barang di pasaran.

Rahmad juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan, khususnya peringatan Nuzulul Qur’an, sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat nilai-nilai spiritual. “Momentum Ramadan ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi kita semua untuk melakukan perubahan menjadi lebih baik,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut kemudian dilanjutkan dengan ceramah peringatan Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh Ustadz Anugrah Cahyadi. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat.

“Kita berdoa semoga dunia ini selalu dalam keadaan baik, dan khususnya Kota Balikpapan yang kita cintai selalu diberikan keberkahan dan keselamatan,” tutup Rahmad. []

Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com