Pemkot Tarakan Perkuat Budaya Sekolah Aman bagi Siswa

TARAKAN — Pemerintah Kota Tarakan memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah bagi peserta didik melalui peluncuran Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Tahun 2026. Program tersebut resmi diperkenalkan dalam kegiatan workshop yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, pada Kamis (05/03/2026).

Kegiatan yang digelar di Dinas Pendidikan Kota Tarakan itu mengangkat tema Membangun Komitmen Bersama Sekolah dan Madrasah: Pengimbasan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Workshop ini diikuti oleh berbagai unsur pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif bagi siswa.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang memberikan rasa aman, nyaman, serta mendukung perkembangan karakter peserta didik.

Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is menyampaikan bahwa upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang positif tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.

Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh kesempatan belajar dalam lingkungan yang mendukung pertumbuhan intelektual maupun pembentukan karakter.

“Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh peserta didik di Tarakan dapat belajar dalam suasana yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung pembentukan karakter,” ujarnya, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kota Tarakan, Kamis (05/03/2026).

Ia juga menekankan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, termasuk dinamika global yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, menurutnya peran guru dan tenaga pendidik menjadi sangat penting dalam menjaga lingkungan sekolah agar tetap harmonis serta memberikan rasa aman bagi seluruh siswa.

“Para pendidik memiliki peran strategis dalam menjaga suasana sekolah agar tetap kondusif dan mampu membentuk karakter peserta didik secara positif,” kata Ibnu.

Melalui kegiatan workshop tersebut, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan di Kota Tarakan dapat memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com