PALANGKA RAYA – Pembukaan rute penerbangan baru yang menghubungkan Palangka Raya dengan Pangkalan Bun dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas transportasi udara di Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menilai kehadiran rute tersebut akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
Penerbangan perdana rute Palangka Raya–Pangkalan Bun–Palangka Raya yang dioperasikan maskapai Wings Air resmi diluncurkan di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya pada Rabu (11/03/2026). Acara peresmian dihadiri sejumlah pejabat daerah, pihak maskapai, serta pemangku kepentingan di sektor transportasi udara.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, yang membuka secara resmi penerbangan tersebut menyampaikan bahwa keberadaan rute baru ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antarwilayah di dalam provinsi. Menurutnya, konektivitas transportasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Leonard menilai jalur udara antara Palangka Raya dan Pangkalan Bun memiliki potensi besar untuk mendukung aktivitas masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, pemerintahan, maupun pariwisata. Dengan adanya penerbangan langsung, perjalanan yang sebelumnya memakan waktu cukup lama melalui jalur darat kini dapat ditempuh lebih cepat.
“Pembukaan rute ini merupakan langkah penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Tengah. Kami berharap layanan ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi cepat dan efisien,” kata Leonard saat memberikan sambutan.
Ia menjelaskan bahwa penerbangan tersebut dilayani menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 yang dikenal memiliki kapasitas cukup besar untuk penerbangan jarak pendek antarwilayah. Kehadiran pesawat ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan transportasi udara masyarakat, khususnya menjelang periode peningkatan mobilitas saat Hari Raya Idulfitri.
Menurut Leonard, momentum pembukaan rute ini sangat tepat karena berdekatan dengan musim mudik Lebaran. Dengan adanya tambahan pilihan transportasi udara, masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang lebih praktis dibandingkan perjalanan darat yang memerlukan waktu lebih lama.
“Rute ini dapat menjadi pilihan transportasi yang lebih efektif, terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menjelang Lebaran,” ujarnya.
Lebih jauh, Leonard menilai peningkatan konektivitas udara juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi daerah. Keterhubungan yang lebih baik antarwilayah diyakini dapat mendorong aktivitas perdagangan, memperluas peluang investasi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
Ia menambahkan bahwa wilayah Kotawaringin Barat dan sekitarnya memiliki potensi pariwisata dan perdagangan yang cukup besar. Dengan adanya akses penerbangan langsung, potensi tersebut diharapkan dapat berkembang lebih optimal.
Dalam kesempatan itu pula, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi kepada Lion Air Group yang telah membuka layanan penerbangan baru di wilayah tersebut. Pemerintah berharap kerja sama dengan maskapai penerbangan dapat terus diperluas untuk mendukung pengembangan transportasi udara di Kalimantan Tengah. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan