SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menunjukkan kepedulian dan solidaritas antardaerah dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir lumpur dan tanah longsor. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama Ketua TP PKK Provinsi Kaltim yang juga Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum, pada Jumat (2/1/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, sekitar pukul 02.45 WIB. Kedatangan rombongan Pemprov Kaltim disambut oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, serta Marlina Muzakir. Prosesi penyambutan berlangsung sederhana namun penuh makna, sebagai simbol solidaritas pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap masyarakat Aceh yang sedang menghadapi bencana alam. Menurutnya, dalam kondisi darurat, kehadiran pemerintah daerah lain sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
“Musibah seperti ini tidak cukup hanya disikapi dengan empati, tetapi harus diiringi dengan langkah konkret yang cepat dan tepat sasaran. Pemprov Kaltim hadir untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh,” ujar Rudy, melalui pres rilis yang diterima media ini.
Pada kesempatan tersebut, Pemprov Kaltim menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp3,5 miliar. Bantuan tersebut dialokasikan ke sejumlah sektor dan wilayah terdampak bencana. Secara rinci, sebesar Rp1,5 miliar disalurkan kepada Pemerintah Provinsi Aceh, Rp1 miliar diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, serta Rp700 juta dialokasikan untuk bantuan logistik berupa kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.
Selain bantuan logistik dan dukungan anggaran, Pemprov Kaltim juga mengalokasikan dana sebesar Rp300 juta untuk penyediaan sarana air bersih di Kabupaten Pidie Jaya. Program penyediaan air bersih ini akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Timur. Kerja sama tersebut bertujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih, dapat segera terpenuhi di tengah kondisi pascabencana.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur beserta seluruh masyarakat Kaltim atas bantuan kemanusiaan yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang terdampak, terutama dalam memenuhi kebutuhan mendesak di masa pemulihan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari Pemprov Kaltim. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana,” kata Fadhlullah.
Ia juga berharap sinergi dan solidaritas antardaerah seperti ini dapat terus terjalin, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Sebelumnya, Pemprov Kaltim telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap awal dengan total nilai mencapai Rp7,5 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada tiga provinsi yang terdampak bencana alam, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Masing-masing provinsi menerima bantuan sebesar Rp2,5 miliar sebagai bentuk dukungan awal penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.
Usai penyerahan bantuan secara simbolis di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Gubernur Kalimantan Timur bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pidie Jaya. Di daerah tersebut, Gubernur Kaltim dijadwalkan menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak bencana. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Buyung Dodi Gunawan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim M Faisal, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Dasmiah.
Melalui langkah ini, Pemprov Kaltim berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat Aceh serta mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak bencana. []
Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan