TARAKAN – Pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Tarakan diperketat. Ratusan personel lintas instansi dikerahkan dalam Operasi Lilin untuk menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin S Manik melalui Pelaksana Harian Kabag Ops Polres Tarakan, AKP Jamzani, mengatakan pengamanan dimulai sejak pelaksanaan apel gelar pasukan yang dilanjutkan dengan latihan praoperasi. Kegiatan tersebut bertujuan menyatukan pola tindak dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan.
“Setelah apel, kami langsung melaksanakan lat praops agar seluruh personel memahami peran, tanggung jawab, dan pola pengamanan selama Operasi Lilin berlangsung,” ujar AKP Jamzani, Senin (22/12/2025).
Untuk wilayah hukum Polres Tarakan, sebanyak 135 hingga 136 personel Polri disiagakan. Pengamanan kemudian diperkuat oleh personel gabungan dari berbagai instansi, sehingga total kekuatan mencapai sekitar 200 personel.
Personel gabungan tersebut berasal dari Polri, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPTD, BMKG, serta unsur pengamanan pelabuhan dan bandara. Seluruhnya disebar ke lima pos pengamanan dan pelayanan yang telah disiapkan.
“Jumlah personel di setiap pos kami sesuaikan dengan potensi kerawanan dan tingkat aktivitas masyarakat, berkisar antara sembilan sampai 20 personel,” jelasnya.
Fokus pengamanan diarahkan ke titik-titik strategis yang diprediksi mengalami lonjakan aktivitas, seperti Bandara Juwata, Pelabuhan SDF, Pelabuhan Ferry, Pelabuhan Malundung, dan Pelabuhan Amal. Khusus Pelabuhan Amal, pengamanan diperketat menjelang malam pergantian tahun karena diperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang.
Selain pengamanan darat, unsur Basarnas juga disiagakan di bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi kondisi darurat, terutama yang berkaitan dengan transportasi laut dan udara. Pengawasan terhadap kapasitas angkut kapal menjadi perhatian utama guna mencegah kelebihan muatan.
AKP Jamzani menegaskan, Operasi Lilin merupakan operasi bersifat kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Harapan kami, masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman. Seluruh pelayanan kepolisian dalam operasi ini tidak dipungut biaya,” pungkasnya. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan