BANJARMASIN — Aparat kepolisian dari Polsek Banjarmasin Timur masih memburu tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Irwan (30). Peristiwa kekerasan tersebut terjadi di kawasan Jalan Veteran, Kecamatan Banjarmasin Timur, pada Senin 2 Maret 2026.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka di bagian pelipis serta punggung atas. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut berawal dari adanya kesalahpahaman antara korban dan salah satu pelaku di kawasan sekitar Jalan Veteran. Saat itu, korban diketahui sedang berada di lokasi bersama sejumlah temannya.
Tidak lama setelah peristiwa tersebut, salah satu pelaku yang berinisial D meninggalkan lokasi. Namun, beberapa saat kemudian ia kembali dengan membawa dua orang rekannya.
Ketiganya kemudian mendatangi korban yang saat itu sedang berada di tepi jalan sambil menikmati jajanan pentol. Tanpa banyak percakapan, para pelaku langsung melakukan penyerangan secara bersama-sama.
Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto menjelaskan bahwa kejadian tersebut sempat terekam kamera pengawas di salah satu toko di sekitar lokasi kejadian.
Menurutnya, rekaman tersebut memperlihatkan para pelaku melakukan penyerangan menggunakan benda keras. “Berdasarkan rekaman CCTV yang kami peroleh, para pelaku menyerang korban secara bersama-sama dengan menggunakan kapak serta balok kayu,” ujar Morris saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (06/03/2026).
Setelah melakukan pengeroyokan, ketiga pelaku langsung meninggalkan lokasi. Polisi pun segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti dari tempat kejadian perkara.
Morris menyebutkan bahwa kondisi korban saat ini telah berangsur membaik dan sudah dapat dimintai keterangan oleh penyidik untuk membantu proses penyelidikan. Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
Ia menambahkan bahwa identitas para pelaku telah diketahui dan saat ini aparat kepolisian masih melakukan upaya pengejaran. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga para pelaku agar mereka segera menyerahkan diri untuk menjalani proses hukum,” katanya.
Dari hasil penyelidikan sementara, korban diketahui tidak memiliki hubungan dekat dengan para pelaku. Namun, polisi menduga adanya persoalan tertentu yang mungkin berkaitan dengan keluarga korban.
“Dugaan sementara, permasalahan ini berkaitan dengan persoalan pribadi antara pelaku dan keluarga korban. Namun hal tersebut masih kami dalami karena para pelaku masih dalam pencarian,” jelas Morris.
Pihak kepolisian juga mengimbau keluarga pelaku agar tidak menyembunyikan anggota keluarganya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Menurut Morris, jika para pelaku tidak segera menyerahkan diri, kepolisian akan mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan