Pengurus Masjid Daarul Muthmainnah Harap Dukungan Pemkab Kukar

KUTAI KARTANEGARA — Pengurus Masjid Besar Daarul Muthmainnah di Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk melanjutkan pembangunan rumah ibadah tersebut. Harapan ini disampaikan Ketua Yayasan Masjid Besar Daarul Muthmainnah, Rody Arpian, dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar pada Jumat (27/02/2026).

Dalam sambutannya, Rody Arpian menjelaskan bahwa masjid tersebut baru dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah dalam waktu relatif singkat setelah melalui proses pembangunan secara bertahap.

“Masjid ini baru kami tempati kurang lebih dua minggu. Sebelumnya, kami melaksanakan kegiatan ibadah di bagian depan, dan alhamdulillah masjid ini bisa diselesaikan secara bertahap berkat bantuan para donatur dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan masjid tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik masyarakat Kelurahan Mangkurawang maupun para donatur dari wilayah Kecamatan Tenggarong. Dukungan tersebut memungkinkan proses pembangunan bagian belakang masjid hampir rampung. “Alhamdulillah, saat ini kami sudah memasuki tahap finishing untuk bagian belakang masjid,” kata Rody.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan masih memerlukan dukungan lanjutan, khususnya untuk penyelesaian bagian depan masjid. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kelanjutan pembangunan tersebut.

“Harapan kami mewakili seluruh masyarakat Kelurahan Mangkurawang, kiranya Bapak Bupati berkenan memberikan bantuan untuk pembangunan bagian depan masjid ini,” tuturnya.

Rody juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan proposal bantuan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan proposal yang kami sampaikan dapat diterima dan ditindaklanjuti oleh Bapak Bupati. Ini merupakan harapan besar masyarakat agar pembangunan fisik masjid beserta sarana penunjangnya dapat segera diselesaikan,” katanya.

Selain itu, ia menjelaskan kondisi keuangan pembangunan masjid yang masih mengalami kekurangan anggaran. Hingga saat ini, pihak yayasan mencatat adanya defisit dana yang cukup besar untuk menuntaskan proses pembangunan.

“Saat ini dana untuk penyelesaian pembangunan masih mengalami kekurangan, kurang lebih sekitar Rp326 juta,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kekurangan dana tersebut sementara ditutup melalui talangan dari salah satu perusahaan di wilayah Kelurahan Mangkurawang. Namun, pengurus masjid tetap berharap adanya dukungan lanjutan dari masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Dana tersebut merupakan talangan dari salah satu perusahaan di Mangkurawang agar pembangunan bisa terus berjalan. Kami berharap bantuan dari masyarakat maupun pemerintah dapat membantu menutupi kekurangan dana, termasuk untuk pembayaran material, tukang, dan kebutuhan lainnya,” jelas Rody.

Menurutnya, masyarakat Mangkurawang telah lama menantikan kehadiran masjid baru yang representatif. Oleh karena itu, ia optimistis dengan dukungan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat, pembangunan Masjid Besar Daarul Muthmainnah dapat segera rampung dan dimanfaatkan secara maksimal oleh umat.

“Kami berharap dengan dukungan pemerintah daerah, pembangunan masjid ini dapat segera diselesaikan dan menjadi kebanggaan serta pusat kegiatan ibadah masyarakat Mangkurawang,” demikian Rody Arpian. []

Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com