Penyelundupan Telur Penyu Tanpa Dokumen Resmi Digagalkan

SAMBAS – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat kembali menunjukkan ketegasannya dalam melindungi satwa dilindungi. Pada Sabtu (28/02/2026), petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 502 butir telur penyu di Pelabuhan Penyeberangan Sintete, Kabupaten Sambas.

Menurut keterangan petugas, pengungkapan dilakukan saat pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang. Salah satu dus yang dibawa penumpang mencurigakan dan kemudian diperiksa lebih teliti.

Hasil pemeriksaan menunjukkan enam kantong plastik berisi masing-masing 80 butir telur penyu, ditambah satu kantong plastik kecil berisi 22 butir, sehingga total mencapai 502 butir. Semua telur dikemas secara sederhana tanpa dokumen resmi atau sertifikat kesehatan karantina, sehingga jelas melanggar peraturan yang berlaku. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk proses lebih lanjut.

Kepala Karantina Kalbar, Ferdi, menekankan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan hayati di pintu-pintu masuk dan keluar komoditas. “Telur penyu termasuk satwa dilindungi. Peredaran tanpa dokumen resmi dan prosedur karantina yang sah akan kami tindak tegas,” tegas Ferdi.

Ferdi juga mengingatkan masyarakat agar tidak memperjualbelikan atau membawa komoditas yang dilindungi tanpa izin. “Kepatuhan terhadap aturan karantina bukan sekadar administrasi, tetapi bagian dari upaya melindungi kelestarian satwa dan menjaga kesehatan sumber daya perikanan kita,” ujarnya.

Selain menjadi ancaman bagi kelestarian penyu, telur tersebut juga berpotensi membawa hama dan penyakit ikan karantina (HPIK), yang dapat membahayakan ekosistem perairan. “Setiap media pembawa yang keluar atau masuk tanpa prosedur berisiko menimbulkan penyebaran penyakit, mengancam sumber daya ikan dan keseimbangan lingkungan,” tambah Ferdi.

Kejadian ini kembali menegaskan komitmen BKHIT Kalbar dalam pengawasan ketat dan pelestarian satwa dilindungi. Penindakan terhadap penyelundupan telur penyu bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga mendukung upaya konservasi serta menjaga keamanan hayati nasional. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com