BANJAR – Warga Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, Banjar, dikejutkan oleh kabar duka. Adriansyah (60), yang dilaporkan hilang saat memancing dini hari Minggu (01/02/2026), akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Senin pagi (02/02/2026) dalam kondisi mengapung di sungai.
Menurut warga sekitar, korban biasa mencari ikan di sungai pada dini hari, namun kali ini ia tidak kembali ke rumah. “Biasanya pak Adriansyah pulang sebelum subuh. Tapi kemarin, perahunya ditemukan kosong, dan tak ada jejak beliau,” kata Sumarno, tetangga korban.
Tim SAR gabungan bergerak cepat begitu laporan diterima. Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyebut pencarian menghadapi kendala serius. “Arus sungai deras, beberapa titik bahkan terendam banjir. Tapi tim tetap berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya.
Proses pencarian berlangsung menegangkan. Warga yang ikut membantu sempat merasakan ketegangan saat mencoba menelusuri lokasi, berharap menemukan korban dalam kondisi selamat. Namun harapan itu harus pupus ketika jenazah korban ditemukan sekitar 20 meter dari titik awal tenggelam pada pukul 05.20 WITA.
“Kami berhasil menemukan korban mengapung di permukaan sungai. Lokasinya tak jauh dari tempat ia terakhir terlihat,” terang M Kasyaf R, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar.
Jenazah Adriansyah dievakuasi dan langsung diserahkan ke pihak keluarga. Suasana rumah duka dipenuhi kesedihan, warga saling menguatkan, mengenang sosok almarhum yang dikenal ramah dan rajin.
“Beliau selalu menyapa kami dan sering membagikan ikan hasil tangkapan. Kehilangan ini sangat dirasakan masyarakat,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 07.02 WITA, setelah seluruh tim dievakuasi dan kembali ke kesatuan masing-masing. Putu menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di musim hujan atau saat arus deras.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di sungai, sekecil apapun, memiliki risiko yang nyata. Warga diimbau tetap waspada, membawa alat keselamatan, dan tidak memancing sendirian di waktu rawan. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan