gambar ilustrasi

Perempuan Asal Banjarmasin Tewas di Kontrakan, Apa Penyebabnya?

TABALONG – Peristiwa meninggalnya seorang perempuan muda di sebuah rumah kontrakan di Kabupaten Tabalong mengundang perhatian warga setempat. Korban diketahui berinisial S (19), yang ditemukan tidak bernyawa di kamar kontrakan kawasan Gunung Batu RT 21 Unggung, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, pada Minggu (11/01/2026) dini hari.

Perempuan asal Sungai Lumbah, Banjarmasin, tersebut ditemukan sekitar pukul 03.05 Wita. Korban diketahui bekerja di sektor swasta dan tinggal sementara di rumah kontrakan tersebut. Penemuan jenazah itu kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Menindaklanjuti laporan warga, Polres Tabalong langsung menerjunkan personel gabungan ke lokasi kejadian. Unit Identifikasi bersama anggota piket fungsi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Perwira Pengawas, Pamapta Polres Tabalong, serta personel Polsek Murung Pudak melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui PS Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Joko Sutrisno membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dan langsung melakukan penanganan awal di lapangan. “Benar, kami menerima laporan adanya seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan,” ujar IPTU Joko Sutrisno saat dikonfirmasi, Senin (12/01/2026).

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Menurutnya, aparat belum dapat menyimpulkan apakah kematian tersebut murni disebabkan faktor tertentu atau ada unsur lain yang menyertainya. “Proses penyelidikan masih berjalan. Penyebab kematian korban masih kami dalami dan semua kemungkinan masih terbuka,” katanya.

Joko juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia meminta publik mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. “Kami mengharapkan masyarakat tidak berspekulasi. Setiap perkembangan resmi akan kami sampaikan setelah penyelidikan membuahkan hasil,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tabalong AKP Danang Eko Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan sejumlah langkah kepolisian sesuai prosedur. “Kami sudah mengamankan TKP, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti yang diperlukan, serta meminta keterangan awal dari pihak-pihak terkait,” jelas AKP Danang.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Badaruddin Kasim Tanjung. Di rumah sakit tersebut, tim medis melakukan Visum et Refertum guna memastikan penyebab pasti kematian korban secara medis.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Tabalong, sementara masyarakat diminta menunggu hasil resmi dari proses penyelidikan yang sedang berjalan. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com