Permukiman Padat Terbakar, Warga Panik

MEMPAWAH — Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di RT 010/RW 005 Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Senin (12/01/2026) siang. Dua unit rumah warga ludes dilalap api dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan tergolong parah dengan nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut laporan kebakaran diterima dari warga dan aparat desa tidak lama setelah api membesar. “Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi. Api sudah membakar dua rumah yang posisinya berdempetan,” kata AKP Setyadi saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dua rumah yang terbakar masing-masing milik Tjung Miau Fin (60) dan Tjung Cin Min (65). Menurut keterangan awal saksi di lapangan, api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah korban pertama.

Salah seorang saksi, Febry (30), mengaku melihat kepulan asap tebal sebelum api membesar. “Asapnya muncul dari arah dapur rumah sebelah. Dalam waktu singkat api langsung membesar,” ujar Febry kepada petugas.

Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api sulit dikendalikan karena bangunan rumah yang berdekatan.

Sekitar pukul 15.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Pemadam Api Sungai Pinyuh dan Pemadam Api Jaguar Sungai Pinyuh tiba di lokasi. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB.

AKP Setyadi menuturkan, saat kebakaran terjadi, rumah korban pertama dalam keadaan kosong. “Pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Rumah ditinggalkan dalam kondisi kosong,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, polisi menduga kebakaran dipicu gangguan instalasi listrik. “Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting listrik. Karena jarak rumah sangat dekat, api cepat merambat ke bangunan di sebelahnya,” ungkap AKP Setyadi.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kedua rumah mengalami kerusakan berat dan tidak dapat dihuni. “Kami mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama saat rumah ditinggal, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com