KAYONG UTARA — Kepolisian Resor Kayong Utara mengungkap rangkaian kasus pencurian dengan pemberatan yang meresahkan warga Kecamatan Sukadana. Sepanjang pengusutan yang diumumkan pada Kamis (01/01/2026), polisi mencatat delapan lokasi kejadian dengan tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan, satu di antaranya masih berstatus anak di bawah umur.
Kapolsek Sukadana Ipda Muhammad Iqbal menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja bersama Satreskrim Polres Kayong Utara dan Polsek Sukadana setelah menerima laporan beruntun dari masyarakat.
“Kami melakukan penyelidikan intensif berdasarkan laporan warga, dan hasilnya delapan TKP berhasil kami rangkum serta pelakunya diamankan,” ungkap Ipda Iqbal, Kamis (01/01/2026).
Salah satu kasus menonjol terjadi di Toko Elektronik Jaya Baru, Sukadana. Aksi pencurian itu baru diketahui pada Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 07.30 WIB, saat pemilik toko membuka pintu usahanya. “Saat masuk toko, korban melihat bekas jejak kaki dan kondisi barang sudah tidak seperti semula. Sejumlah item tampak berantakan,” tutur Ipda Iqbal.
Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua terduga pelaku berinisial S.M.D. dan S.M. dengan estimasi kerugian korban mencapai Rp15 juta. Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya voucher internet, senapan angin, serta telepon seluler.
Kasus lain terungkap di Desa Sutera, Kecamatan Sukadana. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban mendapati rumahnya dibobol saat kembali ke rumah, dengan pintu belakang terbuka dan barang berharga raib. “Korban menemukan celengan kosong dan perhiasan yang disimpan di lemari sudah tidak ada,” jelas Ipda Iqbal.
Dalam kasus ini, polisi menetapkan satu terduga pelaku berinisial H yang masih di bawah umur, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta. Barang bukti berupa surat kepemilikan perhiasan, celengan, dan telepon seluler juga diamankan.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memastikan keamanan rumah maupun tempat usaha, terutama saat ditinggalkan. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan