PENAJAM PASER UTARA – Kepolisian Resor Penajam Paser Utara (Polres PPU) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan penegakan hukum yang bersih, transparan, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi dan kolaborasi bersama elemen masyarakat, khususnya organisasi yang bergerak di bidang pengawasan dan pencegahan korupsi.
Hal ini terlihat dalam kegiatan silaturahmi antara Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara dengan Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Lounge Polres PPU, Selasa (06/01/2026), dan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan organisasi masyarakat.
Pertemuan ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai forum strategis untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara Polri dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting dalam upaya pengawasan serta pencegahan tindak pidana korupsi, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum di daerah.
Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polres PPU serta pengurus Laskar Anti Korupsi Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua LAKI PPU, Andi Nurhakim. Dalam suasana dialog yang terbuka, kedua belah pihak saling bertukar pandangan terkait tantangan dan strategi penegakan hukum, khususnya di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Dalam kesempatan itu, Ketua LAKI menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polres PPU yang memberikan ruang dialog dan komunikasi dengan organisasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan sistem pengawasan yang efektif, transparan, dan mampu menjawab tantangan penegakan hukum di daerah.
LAKI juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek penegakan hukum. Evaluasi tersebut mencakup peningkatan pemahaman hukum bagi masyarakat hingga penerapan regulasi di lapangan agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Evaluasi berkelanjutan dinilai dapat meminimalisir potensi penyimpangan, menutup celah hukum, serta memberikan rasa keadilan yang merata bagi seluruh warga.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan bahwa Polres PPU selalu terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas elemen menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Peran organisasi masyarakat seperti LAKI sangat strategis dalam mendukung upaya pencegahan pelanggaran hukum serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polres PPU berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pendekatan humanis dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Dengan dukungan dan pengawasan dari masyarakat, diharapkan pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan lebih optimal dan akuntabel.
Sebagai bentuk penguatan komitmen bersama, kegiatan silaturahmi tersebut diakhiri dengan penyerahan plakat dari Kapolres PPU kepada Laskar Anti Korupsi Indonesia. Penyerahan plakat ini menjadi simbol sinergi dan kerja sama yang diharapkan terus terjaga dalam mendukung upaya pencegahan korupsi serta terciptanya penegakan hukum yang berintegritas di Kabupaten Penajam Paser Utara. []
Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan