BALIKPAPAN — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan resmi menggelar Operasi Lilin Mahakam 2025 dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi kepolisian terpusat ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan sebanyak 904 personel gabungan.
Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, mengatakan ratusan personel yang dikerahkan terdiri atas 624 anggota Polri serta personel dari berbagai instansi terkait. Unsur pendukung tersebut meliputi Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, hingga Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari).
“Kita mengerahkan sekitar 900 lebih personel. Ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya, Selasa (23/12/2025) di kantornya.
Menurut Sangidun, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan memetakan sejumlah titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menjelang perayaan Natal, pusat-pusat perbelanjaan menjadi salah satu fokus utama pengamanan karena meningkatnya aktivitas masyarakat.
Pada hari Natal, konsentrasi pengamanan akan dipusatkan di lokasi-lokasi ibadah. Sementara menjelang pergantian tahun, fokus pengamanan diarahkan pada titik-titik keramaian seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur bersama.
Dalam rangka mengantisipasi potensi kerawanan, Polresta Balikpapan juga menambah pos pengamanan di dua lokasi yang dinilai rawan, yakni di ruas Jalan Tol Balikpapan dan kawasan wisata Bukit Kebo. Secara keseluruhan, terdapat lima pos terpadu serta 18 pos pengamanan yang disiagakan selama Operasi Lilin Mahakam 2025.
“Untuk Bukit Kebo, pengaturan lalu lintas bersifat situasional. Jika terjadi lonjakan pengunjung, akan diberlakukan sistem satu arah seperti tahun lalu,” jelasnya.
Selain itu, lima pos pengamanan utama ditempatkan di sejumlah simpul transportasi strategis. Pos tersebut berada di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Pelabuhan Semayang, Pelabuhan Ferry, Pelabuhan Somber, serta Terminal Bus Batu Ampar. Penempatan pos di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
Sangidun menegaskan bahwa seluruh potensi kerawanan telah dimitigasi sejak awal oleh jajaran Polresta Balikpapan bersama instansi terkait. Langkah ini dilakukan agar perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
“Segala kemungkinan sudah kami siapkan, terutama di titik-titik rawan, agar perayaan Natal dan Tahun Baru di Balikpapan berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya. []
Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan