KOTAWARINGIN TIMUR – Sebuah drama kemanusiaan mengoyak ketenangan Desa Mulya Agung, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (01/02/2026). Seorang pria berusia 32 tahun nyaris meregang nyawa usai diduga menenggak cairan beracun di rumahnya.
Pria berinisial MW itu ditemukan dalam kondisi lemah tak sadarkan diri. Warga dibuat panik ketika mengetahui cairan yang diminumnya diduga herbisida atau racun pembasmi rumput. Peristiwa ini sontak menyebar dari mulut ke mulut dan memicu kekhawatiran warga sekitar.
MW pertama kali ditemukan oleh istri sirinya, EW (55). Tanpa menunggu lama, perempuan itu berteriak meminta pertolongan warga. Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Aparat kepolisian yang datang ke lokasi mengamankan sebuah jeriken berisi cairan kimia yang diduga kuat menjadi sumber keracunan. Benda tersebut kini dijadikan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Perangkat Desa Mulya Agung mengungkap latar belakang peristiwa memilukan ini. Kepala Urusan Desa Mulya Agung, Imam Winoto, menyebut MW diduga mengalami tekanan emosional berat setelah menerima kabar duka dari Pulau Jawa.
“Informasi dari keluarga, korban baru mendapat kabar neneknya wafat. Ia ingin segera pulang ke Jawa, tapi ada urusan keluarga yang belum bisa ditinggalkan,” kata Imam saat dikonfirmasi, Senin (02/02/2026).
Menurut Imam, tidak ada larangan dari pihak keluarga. Diskusi hanya berujung pada penyesuaian waktu keberangkatan. Namun, setelah percakapan itu, korban diduga mengambil keputusan ekstrem.
“Istrinya tidak menahan. Justru menyarankan korban berangkat lebih dulu. Dugaan kami, korban kemudian mencampurkan racun ke minuman tanpa diketahui siapa pun,” jelasnya.
Warga setempat mengenal MW sebagai sosok tertutup dan minim interaksi sosial. Selama menetap di desa tersebut, tidak pernah terdengar persoalan atau konflik yang melibatkan dirinya. “Dia pendiam, jarang bersosialisasi. Kami juga tidak pernah menerima laporan masalah apa pun,” ungkap Imam.
MW diketahui baru sekitar dua bulan tinggal di Desa Mulya Agung. Ia merupakan pendatang yang sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna memastikan apakah peristiwa ini murni percobaan bunuh diri atau dipengaruhi faktor lain. Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar mereka. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan