Pria 55 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

SAMBAS — Warga Desa Bakau, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial L (55) yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di dapur rumahnya, Kamis 1 Januari 2026 sekitar pukul 12.10 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh anggota keluarga korban.

Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari seorang anggota keluarga korban berinisial R yang menemukan L sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Laporan kami terima dari pihak keluarga korban. Setelah itu, personel Polsek Jawai langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan olah tempat kejadian perkara,” kata AKP Sadoko saat dikonfirmasi, Jumat (02/01/2026).

Menurut Sadoko, setibanya di lokasi, petugas mendapati korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali di bagian dapur rumah. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban selain bekas jeratan di leher.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi penganiayaan. Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri,” ujarnya.

Polisi kemudian mengamankan lokasi kejadian dan melakukan pendataan terhadap saksi-saksi, termasuk anggota keluarga serta warga sekitar. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan pihak medis untuk memastikan penyebab kematian korban.

Sadoko menambahkan, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Penolakan tersebut dilakukan dengan alasan menerima peristiwa itu sebagai musibah.

“Keluarga korban menyatakan ikhlas dan menolak autopsi. Mereka juga telah menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi yang disaksikan aparat desa dan kepolisian,” jelasnya.

Meski demikian, polisi tetap melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

“Kami tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur, termasuk klarifikasi kepada pihak keluarga dan saksi lain di sekitar lokasi,” kata Sadoko.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. Menurut Sadoko, peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya peristiwa serupa.

“Kami mengimbau masyarakat agar saling peduli, terutama jika ada anggota keluarga atau tetangga yang terlihat mengalami tekanan psikologis,” pungkasnya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kematian akibat gantung diri yang terjadi di wilayah Sambas. Polisi berharap masyarakat tidak segan melaporkan jika mengetahui adanya permasalahan serius di lingkungan sekitar agar dapat segera ditangani bersama. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com