Gambar Ilustrasi

Pria Kritis di Sampit, Pisau Ditemukan di Lokasi

KOTAWARINGIN TIMUR – Suasana salah satu perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) mendadak gempar setelah seorang pria ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, Senin malam, (05/01/2026). Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga dan pekerja di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial pada malam kejadian, korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya tampak mengalami luka serius di bagian leher. Kondisi korban yang kritis membuat warga segera mengevakuasinya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan, luka tersebut diduga akibat senjata tajam berupa pisau yang ditemukan di dalam mess perusahaan tempat korban berada. Namun, penyebab pasti peristiwa tersebut masih menjadi tanda tanya.

Sejumlah spekulasi pun berkembang di tengah masyarakat. Ada dugaan korban mengalami penganiayaan, bahkan muncul informasi yang menyebutkan kemungkinan percobaan bunuh diri. Kendati demikian, aparat kepolisian menegaskan bahwa seluruh kemungkinan masih didalami.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasatreskrim Polres Kotim AKP Sugiharso membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. “Peristiwa itu benar terjadi dan saat ini masih dalam penanganan kami. Tim sedang melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar AKP Sugiharso saat dikonfirmasi, Selasa, (06/01/2026).

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti luka yang dialami korban. “Belum bisa dipastikan apakah ini akibat penganiayaan atau tindakan melukai diri sendiri. Kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan di lapangan,” jelasnya.

Saat ini, korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di RSUD dr Murjani Sampit. Polisi masih menunggu perkembangan kondisi korban sekaligus hasil penyelidikan lanjutan.

Berdasarkan informasi yang diterima, lokasi kejadian berada di area lahan Satgas PKH yang masuk dalam pengelolaan PT Agrinas Palma Nusantara. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak berwenang. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com